Jorge Martin Ingatkan Persaingan Marc Marquez di MotoGP 2026

Sedang Trending 49 menit yang lalu

Kondisi fisik Marc Marquez yang tengah terpuruk di awal musim MotoGP 2026 tidak lantas membuatnya dicoret dari persaingan gelar juara dunia. Pebalap Aprilia Racing, Jorge Martin, memberikan peringatan agar rival tidak meremehkan potensi pebalap Ducati tersebut.

Dilansir dari Detik Oto, Marquez saat ini sedang berjuang pulih dari cedera ganda. Selain masalah pada bahunya, pebalap asal Spanyol ini mengalami patah tulang kaki akibat insiden saat Sprint Race di Le Mans pekan lalu.

Situasi medis tersebut memaksa juara dunia sembilan kali ini menjalani operasi untuk memperbaiki kondisi kaki dan sarafnya. Kerusakan saraf ini dilaporkan memiliki keterkaitan dengan serpihan logam dari kecelakaan hebat di Mandalika tahun lalu.

Akibat prosedur pemulihan tersebut, Marquez dipastikan tidak akan berpartisipasi dalam MotoGP Catalunya pada akhir pekan ini. Absennya Marquez memberikan konsekuensi besar pada posisinya di papan klasemen sementara.

Saat ini, ia tertinggal 71 poin dari Marco Bezzecchi yang berada di puncak klasemen. Jika rivalnya kembali mendulang poin penuh di Catalunya sementara Marquez absen, selisih poin tersebut berpotensi melebar hingga 108 angka.

Meskipun tantangan matematika terlihat berat, Martin menilai Marquez memiliki rekam jejak yang luar biasa dalam membalikkan keadaan. Hal ini terbukti pada kompetisi musim lalu di mana ia menunjukkan dominasi total.

Rekam Jejak Kebangkitan Marquez

Pada musim sebelumnya, Marquez tetap mampu mengunci gelar juara dunia di Jepang dengan selisih poin mencapai 201 angka. Padahal, ia sempat absen dalam lima balapan terakhir musim itu akibat cedera yang dialaminya di Mandalika.

Bahkan setelah melewati periode absen yang panjang, ia masih menutup musim dengan keunggulan 78 poin atas Alex Marquez. Ketangguhan mental dan fisik inilah yang membuat Jorge Martin tetap mewaspadai keberadaan The Baby Alien.

"Bagi saya juga, jika ada seseorang yang telah membuktikan bahwa dia bisa bangkit dari titik terendah ke titik tertinggi lagi, orang itu adalah Marc."

ujar Martin dikutip dari laman Crash.

"Jadi kita tidak bisa mengabaikannya. Saya harap dia pulih dan segera kembali bersama kita."

sambung Martin mengenai kondisi rivalnya tersebut.

Kecepatan di Le Mans Menjadi Sinyal Bahaya

Meski mengaku terhambat masalah saraf, Marquez sebenarnya masih menunjukkan performa impresif di lintasan. Dalam diskusi teknis di pit Ducati, ia menyebut gangguan saraf tersebut membuatnya kehilangan waktu sekitar setengah detik dari batas maksimalnya.

Namun, Marquez tetap mampu memecahkan rekor lap resmi di sirkuit Le Mans saat sesi Kualifikasi 1. Kecepatan itu ia catatkan hanya beberapa jam sebelum akhirnya mengalami kecelakaan highside yang mengakibatkan patah tulang kaki tersebut.