Jorge Martin Pecahkan Rekor Kecepatan Tertinggi Sejarah MotoGP di Mugello

Sedang Trending 39 menit yang lalu

Pembalap pabrikan Aprilia, Jorge Martin, berhasil memecahkan rekor kecepatan tertinggi sepanjang sejarah MotoGP dalam sesi latihan di Sirkuit Mugello, Italia, pada Sabtu kemarin.

Dilansir dari Detik Oto, motor tunggangan pembalap asal Spanyol tersebut melesat hingga mencapai kecepatan 368,6 kilometer per jam di lintasan lurus tercepat kalender MotoGP.

Capaian tersebut melampaui rekor resmi sebelumnya sebesar 366,1 kilometer per jam yang dicetak Brad Binder di sirkuit yang sama pada 2023, lalu disamai Pol Espargaro setahun berikutnya.

Keberhasilan ini langsung mendapat respons positif dari pihak internal tim pabrikan yang menilai pencapaian tersebut sebagai hasil dari kerja keras seluruh elemen perusahaan.

"Tentu saja itu salah satu target yang kami miliki!" kata Fabiano Sterlacchini, Direktur Teknik Aprilia.

Sterlacchini menjelaskan bahwa kombinasi sinergis antara performa mesin, sistem aerodinamika, serta optimasi elektronik saat keluar tikungan terakhir menjadi kunci utama pencapaian rekor ini.

"Sangat menyenangkan mencapai kecepatan tertinggi yang pernah ada, dan terima kasih kepada semua orang di perusahaan ini. Ini adalah kombinasi dari mesin dan aerodinamika yang bekerja secara sinergis, ditambah dengan keluar dari tikungan terakhir dengan elektronik. Kita lihat apa yang terjadi selama sisa akhir pekan ini, karena dengan slipstream dalam balapan, dimungkinkan untuk melaju 2 km/jam lebih cepat lagi," kata Fabiano Sterlacchini.

Sementara itu, Jorge Martin mengungkapkan bahwa momentum tepat saat melewati gundukan setelah keluar dari tikungan menjadi faktor penentu dirinya mampu memacu motor dengan sangat maksimal.

"Saya berada di belakang Marini dan Bastianini. Ada gundukan yang benar-benar saya lewati dengan sempurna, jadi saya tidak mengalami wheelie, dan saya mulai mengejar mereka, dan saya berkata, 'Oke, saya tidak akan mengerem sampai saat terakhir'. Saya tahu saya cepat, dan ketika saya masuk ke pit dan melihat kecepatannya, saya terkesan. Saya mencetak rekor pada tahun 2022, sekarang lagi. Saya harap besok kita tidak memperbaikinya, jadi rekor itu akan bertahan selama 6 atau 7 tahun," ujar Jorge Martin.

Catatan kecepatan ini berpotensi bertahan lama mengingat musim ini menjadi momen terakhir penggunaan mesin bertenaga 1.000 cc di Mugello sebelum regulasi MotoGP beralih ke mesin 850 cc mulai tahun depan.