Julian Hall Cetak Rekor Hat&trick Termuda di Major League Soccer

Sedang Trending 52 menit yang lalu

Penyerang New York Red Bulls, Julian Hall, mencatatkan sejarah sebagai pemain termuda yang berhasil mencetak hat-trick dalam sejarah Major League Soccer (MLS) pada Kamis, 14 Mei 2026. Pencapaian ini diraih pemain berusia 18 tahun tersebut saat mengantarkan timnya meraih kemenangan krusial di wilayah Timur.

Keberhasilan Hall mencetak tiga gol dalam satu pertandingan ini mengukuhkan posisinya sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di liga Amerika Serikat tersebut. Sepanjang musim 2026, Hall telah mencatatkan sembilan gol dari 13 penampilan dan selalu menjadi pemain inti dalam setiap pertandingan.

"I heard it earlier after the game, and I'm not going to lie – I got kind of emotional," kata Hall, Pemain New York Red Bulls.

Penyerang jebolan akademi tersebut mengaku sangat berterima kasih kepada rekan-rekan setimnya yang telah membantunya berada dalam posisi strategis untuk mencetak gol. Baginya, momen bersejarah ini merupakan hasil dari kerja keras yang dilakukan selama ini.

"It just makes me think about all the times I was working so hard to make memories like this. I'm just really grateful and thankful for the guys that set me up and put me in a great position," ujar Hall, Pemain New York Red Bulls.

Pelatih kepala New York Red Bulls, Michael Bradley, memberikan pujian tinggi terhadap etos kerja Hall yang tetap rendah hati meskipun baru saja memecahkan rekor liga. Bradley menegaskan bahwa pemain mudanya itu memiliki kepribadian yang luar biasa dan selalu siap untuk belajar di setiap sesi latihan.

"Jules is a great kid. Nothing's going in his head," kata Michael Bradley, Pelatih New York Red Bulls.

Bradley menambahkan bahwa ia sangat menikmati setiap detik bekerja bersama Hall yang memiliki titik awal sangat baik sebagai pemain profesional. Performa impresif Hall juga membantu Red Bulls naik ke peringkat keenam klasemen Wilayah Timur dengan koleksi 18 poin.

"He comes in every day ready to work, ready to train, ready to listen. He has great personality. He has really good starting points as a player. And I've enjoyed every second of working with him," ujar Michael Bradley, Pelatih New York Red Bulls.

Produktivitas Hall saat ini setara dengan 41 persen dari total output serangan Red Bulls musim ini, yang membuatnya masuk dalam bursa calon MLS All-Star. Bradley sempat berkelakar mengenai aturan pemilihan pemain sebelum memberikan apresiasi serius terhadap pengakuan yang layak diterima oleh anak asuhnya.

"Do coaches get votes? Were we allowed to vote for players on our own team?" tanya Michael Bradley, Pelatih New York Red Bulls.

Meskipun mendukung Hall untuk mendapatkan penghargaan individu, Bradley menekankan bahwa fokus utama tim adalah mencapai target yang lebih besar dan penting daripada sekadar pengakuan pribadi.

"Are we allowed to vote for our own guys? No? If I were a coach on another team, I'd vote for Jules. In all seriousness, he's had a really good start to the season. Some of the honors and the recognition and some of the things that go with that are great. And he deserves that in every way. But ultimately, that's not what you play for," kata Michael Bradley, Pelatih New York Red Bulls.

Bradley meyakini bahwa seluruh elemen tim akan merasa bangga jika Hall mendapatkan kehormatan tersebut sebagai bagian dari proses perkembangan kariernya.

"If in the process it comes, then we would all be very proud of him and very excited for him. But there are bigger and more important things. And he knows that, we know that, and we're gonna keep working towards those things," ujar Michael Bradley, Pelatih New York Red Bulls.

Ketajaman Hall juga memicu spekulasi mengenai peluang pemanggilannya ke tim nasional Amerika Serikat untuk Piala Dunia FIFA musim panas mendatang. Hall, yang juga memenuhi syarat untuk mewakili Polandia, menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini tetap pada level klub.

"Whatever happens happens, my focus is with the club. But obviously it's a dream of anyone that plays to play in the World Cup. I hope someday that happens, but if it's not this year, then I'm going to keep working hard and striving for that goal," kata Hall, Pemain New York Red Bulls.