Juventus Imbang Lawan AC Milan Spalletti Waspadai Persaingan Empat Besar

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Pelatih Juventus Luciano Spalletti menyatakan persaingan memperebutkan posisi empat besar Serie A akan berlangsung hingga pekan terakhir setelah timnya bermain imbang 0-0 melawan AC Milan pada Minggu, 26 April 2026.

Hasil tanpa gol di Stadion San Siro tersebut membuat Juventus tertahan di peringkat keempat klasemen sementara dan gagal menggeser AC Milan yang berada satu tingkat di atas mereka dengan selisih tiga poin.

Si Nyonya Tua kini hanya unggul tiga angka dari Como dan Roma yang terus membayangi di posisi bawahnya setelah kedua tim tersebut berhasil memetik kemenangan pada pekan yang sama.

Luciano Spalletti mengakui tekanan yang diberikan para pesaing dalam perebutan tiket turnamen antarklub Eropa tersebut semakin meningkat seiring berakhirnya kompetisi.

"I think it will go down to the wire or very close to it, because these are the games," ujar Luciano Spalletti, Pelatih Juventus kepada DAZN Italia.

Spalletti menekankan bahwa timnya harus terus mengumpulkan kemenangan karena para pesaing terdekat terus menunjukkan performa positif untuk merangsek ke papan atas.

"Roma and Como won, so we still have quite a few matches left to win before we can deserve our place in that tournament," kata Luciano Spalletti, Pelatih Juventus.

Pelatih berkepala plontos tersebut juga menyoroti aspek fisik dan mental pemain Juventus yang mulai terkuras akibat jadwal padat di pengujung musim kompetisi.

"It's time for the final sprint, and at this stage is where the fatigue of a long season starts to build up; that is where you can tell who belongs at Juventus and who doesn't," ucap Luciano Spalletti, Pelatih Juventus.

Manajemen klub menuntut disiplin tinggi dari seluruh anggota skuad demi menjaga konsistensi permainan agar target lolos ke Liga Champions musim depan dapat tercapai.

"We must confirm the culture of self-discipline, hard work and determination that inhabits this club, giving our all every day and letting nothing go by," tutur Luciano Spalletti, Pelatih Juventus.

Data statistik menunjukkan Juventus memiliki penguasaan bola yang cukup baik dengan mencatatkan 10 tembakan dan lima di antaranya tepat sasaran sepanjang pertandingan berlangsung.

Meskipun gagal menang, Juventus tetap diprediksi memiliki peluang sebesar 77,4 persen untuk lolos ke Liga Champions, di bawah Napoli dengan 98,2 persen dan Milan 94,8 persen.

Spalletti membeberkan bahwa dirinya memang menginstruksikan anak asuhnya untuk bermain lebih hati-hati guna mempertahankan rekor tak terkalahkan Juventus sejak awal Maret.

"We continued our journey, we tried to take the initiative. A bit too slowly and predictably in the first half, we never managed to get past their men, so they were always in position," jelas Luciano Spalletti, Pelatih Juventus.

Strategi pencegahan serangan balik menjadi fokus utama Juventus saat membangun serangan dari lini belakang mengingat kecepatan transisi yang dimiliki oleh para pemain AC Milan.

"You have to be wary with Milan, as you feel like you are in complete control, and then they suddenly burst forward with three or four to make it difficult for you. The danger is when you feel comfortable against them," papar Luciano Spalletti, Pelatih Juventus.

Selain faktor teknis, Spalletti juga menyinggung beberapa momen krusial di lapangan yang dianggapnya bisa saja mengubah hasil akhir jika diputuskan secara berbeda oleh wasit.

"When building out from the back, we worked on the preventative marking to ensure those counter-attacks didn't happen. There were a few situations where we could've done better, including a foul on Jonathan David, but it was missed," pungkas Luciano Spalletti, Pelatih Juventus.