Persaingan sengit Serie A bergulir saat Juventus menjamu Fiorentina di Stadion Allianz pada Minggu, 17 Mei 2026, pukul 12.00 waktu setempat demi mengamankan kualifikasi Liga Champions.
Skuat asuhan Luciano Spalletti saat ini menempati posisi ketiga klasemen dengan 68 poin dan hanya unggul satu angka dari AC Milan serta Roma dengan dua laga tersisa.
Klub berjuluk Bianconeri ini mengantongi modal berharga lewat rekor 11 pertandingan tak terkalahkan di semua kompetisi serta mencatat pertahanan terbaik di lima liga top Eropa.
Dilansir dari gazzetta.it, susunan pemain utama Juventus akan mengandalkan kiper Michele Di Gregorio yang dikawal lini pertahanan Pierre Kalulu, Bremer, Bilal Kelly, dan Andrea Cambiaso.
Teun Koopmeiners dan Manuel Locatelli bakal mengisi jangkar lini tengah, sementara Francisco Conceicao, Weston McKennie, serta Kenan Yildiz menyokong Dusan Vlahovic di depan.
Legenda Juventus, Alessandro Del Piero, turut memberikan pujian tinggi atas performa impresif bakat muda Kenan Yildiz yang telah mencetak 10 gol dan enam asis musim ini.
"Nico Paz, Arda Guler and [Rayan] Cherki excite me, and then Yildiz." kata Alessandro Del Piero, Legenda Juventus.
Mantan penyerang legendaris tersebut membantah anggapan bahwa kreativitas sepak bola Italia telah hilang dan merujuk pada kemunculan talenta kreatif internasional di berbagai skuat.
"Every national team has players of great creativity and flair. It is a matter of discovering them and watching them carefully." kata Alessandro Del Piero, Legenda Juventus.
Del Piero menegaskan bahwa imajinasi olahraga alami masih dimiliki negara tersebut namun memerlukan pengembangan yang tepat agar kembali menonjol di lapangan hijau.
"Creativity in Italy is dead? No, it is always present here, perhaps in other sports more than football right now. It is a matter of discovering them and watching them carefully." kata Alessandro Del Piero, Legenda Juventus.
Di sisi lain, analisis sports.yahoo.com menyebutkan bahwa armada Luciano Spalletti kerap kesulitan membongkar pertahanan rapat dari tim papan bawah seperti saat ditahan imbang Hellas Verona.
"I think it’s just Juventus’ problem from the last few years is that they have struggled to consistently beat the teams in the bottom half of the table," ujar Danny Penza dari Black & White & Read All Over dalam wawancara bersama sports.yahoo.com.
Sementara itu, Fiorentina asuhan Paolo Vanoli dipastikan telah aman dari degradasi usai bermain imbang tanpa gol melawan Genoa pada pertandingan sebelumnya.
Klub berjuluk La Viola tersebut tetap berhasil sintas di kompetisi tertinggi meskipun sepanjang musim ini diterpa berbagai gejolak administratif internal yang cukup masif.
"organizational chaos of losing 2 head coaches in a matter of months along with the 3 highest-ranking back room figures (Rocco Commisso, Joe Barone, and Daniele Pradè) in the same year." ujar Tito, Kepala Viola Nation kepada blackwhitereadallover.com.
Fiorentina akan tampil tanpa Moise Kean yang cedera tulang kering, sehingga posisi penyerang tunggal dalam formasi 4-1-4-1 bakal diisi oleh Roberto Piccoli.
58 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·