Kebakaran rumah di Blora hanguskan uang tunai Rp65 juta dan kendaraan

Sedang Trending 37 menit yang lalu
Kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai sekitar Rp150 juta

Blora (ANTARA) - Kebakaran sebuah rumah milik Parji (65), warga Desa Ngampon, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, yang diduga akibat konsleting listrik mengakibatkan uang tunai Rp65 juta, satu unit sepeda motor, dan berbagai barang berharga lainnya ikut terbakar, Minggu.

Menurut Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono di Blora, Minggu, peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada pukul 04.05 WIB dan pertama kali diketahui oleh Parsini, anak korban.

Saat kejadian, kata dia, saksi sedang tertidur, namun terbangun setelah mendengar suara ledakan kecil seperti bambu meletus dari dalam rumah. Saat diperiksa, meteran listrik sudah terbakar dan api dengan cepat merambat ke dinding rumah yang terbuat dari papan kayu.

Baca juga: Sempat padam, rumah di Krendang Jakbar kembali terbakar

"Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera meminta bantuan warga sekitar. Informasi kemudian diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Desa Ngampon dan Polsek Jepon," ujarnya.

Petugas gabungan yang tiba di lokasi bersama warga kemudian berupaya memadamkan api hingga kobaran berhasil dikendalikan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun sebagian besar bangunan rumah beserta isinya ludes terbakar.

Barang-barang yang hangus meliputi rumah induk, rumah gandok, perabot rumah tangga, dokumen penting, uang tunai sekitar Rp65 juta, satu unit sepeda motor Honda Revo, serta satu unit sepeda ontel.

"Kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai sekitar Rp150 juta," ujarnya.

Baca juga: Rumah ludes terbakar, lansia di Krendang Jakbar harus tetap cuci darah

Petugas kepolisian juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain sisa material bangunan yang terbakar, sisa uang pecahan Rp100 ribu yang hangus, serta kerangka sepeda motor dan sepeda ontel.

Polres Blora mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran akibat gangguan instalasi listrik. Warga diminta rutin memeriksa kondisi jaringan listrik di rumah dan tidak menggunakan stop kontak secara berlebihan.

"Warga juga diimbau mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan serta segera memperbaiki instalasi yang rusak agar tidak menimbulkan risiko kebakaran," ujarnya.

Baca juga: Puluhan lapak bekas dan rumah warga terbakar di Kalideres Jakbar

Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.