Palangka Raya (ANTARA) - Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Adventure Offroad Putaran II Piala Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Tangkiling Off-road Extreme 4 di Sirkuit Sukamulya, Tangkiling, Palangka Raya, Sabtu, memberi multiplier effect atau dampak berganda bagi daerah.
"Selain dari sisi olahraga, kejuaraan nasional ini menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan potensi pariwisata hingga keindahan alam Kalimantan Tengah di tingkat nasional," kata Gubernur Kalteng Agustiar Sabran di sela kejurnas itu.
Agustiar yang juga menjabat pembina Pengurus Cabang Indonesia Off-Road Federation (IOF) mengatakan, kehadiran peserta dan kru berbagai daerah di Indonesia juga turut memberi dampak positif terhadap pergerakan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi kegiatan.
Baca juga: Kejurnas Adventure Offroad 2025 digelar di Bantul dan Semarang
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh pembalap nasional beserta rombongan yang hadir mengikuti kejuaraan ini,” ujar dia.
Adapun untuk perkembangan off-road di Kalimantan Tengah, ajang tersebut juga dinilai menjadi kesempatan bagi para off-roader daerah setempat untuk meningkatkan kemampuan dan pengalaman dengan bertanding bersama pembalap nasional.
“Melalui agenda ini, para off-roader daerah dapat mengasah kemampuan, mental bertanding, sekaligus menimba ilmu dari para pembalap nasional yang hadir,” tutur Agustiar.
Gubernur berharap seluruh peserta juga dapat membawa kesan positif selama berada di Kalimantan Tengah.
Sementara itu kejuaraan nasional off-road ini diikuti sebanyak 49 off-roader dari berbagai daerah di antaranya seperti Sumatera, Jawa, Sulawesi, Bali Nusa Tenggara Barat, hingga Papua.
Kejuaraan itu mempertandingkan empat kelas di antaranya G1 bermesin 1000cc, G2 bermesin 1000-2500cc, G3 bermesin 2500-3000cc, dan kelas G4 dengan maksimal kendaraan bermesin 8000cc.
Baca juga: Rizal Sungkar raih peringkat kedua Kejurnas Speed Offroad putaran dua
Pewarta: Muhammad Arif Hidayat
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·