Kota Padang (ANTARA) - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumatera Barat (Sumbar) menuntaskan pemberangkatan jamaah calon haji gelombang pertama untuk musim haji 1447 Hijriah.
"Pemberangkatan jamaah calon haji kelompok terbang 11 dari Bandara Internasional Minangkabau ke Madinah sekaligus menandai berakhirnya gelombang pertama," kata Kepala Kanwil Kemenhaj Sumbar M. Rifki di Kota Padang, Rabu.
Baca juga: Kemenhaj laporkan seorang calon haji asal Embarkasi Padang wafat
M. Rifki mengatakan jamaah calon haji kloter 11 diterbangkan dari Bandara Internasional Minangkabau pada Selasa malam (5/5/2026) pukul 23.35 WIB menggunakan Boeing 777 Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA3511.
Artinya, hingga saat ini Embarkasi Haji Padang telah memberangkatkan 4.303 calon haji ke Tanah Suci. Sementara, untuk gelombang kedua akan diberangkatkan pada Kamis (7/5/2026) dini hari pukul 03.40 WIB tujuan Jeddah, Arab Saudi.
"Insya Allah Kamis dini hari kita mulai memberangkatkan jamaah calon haji gelombang kedua," katanya.
Sementara itu, Manajer Station Garuda Indonesia Padang Rusdi Saad mengatakan hujan deras yang mengguyur Kota Padang tidak menghalangi proses pemberangkatan jamaah calon haji kloter 11 Embarkasi Padang. Penerbangan berjalan sesuai jadwal, bahkan lebih cepat dari waktu yang ditentukan.
"Sesuai arahan Direktur Operasi Kapten Dani Haikal, aspek keselamatan menjadi prioritas utama, baik dalam kondisi cuaca cerah maupun hujan," ujarnya.
Baca juga: Kemenhaj tunda keberangkatan dua calon haji asal Padang karena sakit
Baca juga: Kemenhaj bagikan Kartu Nusuk di Embarkasi Haji Padang
Pihak Garuda Indonesia telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi untuk mengantisipasi berbagai kondisi di lapangan seperti hujan. Mulai dari penggunaan tangga boarding berkanopi hingga percepatan proses boarding.
"Kami memulai boarding 30 menit lebih awal. Kami juga menambah petugas di dalam pesawat untuk membantu penataan bagasi jamaah serta berkoordinasi dengan Angkasa Pura, termasuk penyediaan dua unit mobil follow me," tambah dia.
Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·