Kemenhub Gandeng PT Chandra Pelabuhan Nusantara Kelola Pelabuhan Banten

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Kementerian Perhubungan melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Banten resmi menggandeng PT Chandra Pelabuhan Nusantara dalam kerja sama konsesi pengusahaan jasa kepelabuhanan di Pelabuhan Banten pada Rabu (27/5/2026) guna memacu perekonomian daerah dan efisiensi logistik nasional.

Sinergi strategis pemerintah dan swasta ini, sebagaimana dilansir dari Money, menyepakati masa konsesi berlaku selama 56 tahun. Pemerintah menetapkan besaran fee konsesi yang harus dibayarkan sebesar 5 persen dari pendapatan bruto sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak.

Langkah pengoperasian Terminal Chandra Pelabuhan Nusantara tersebut ditujukan untuk mengoptimalkan infrastruktur transportasi laut nasional. Melalui skema investasi ini, pelaku usaha Badan Usaha Pelabuhan juga memperoleh jaminan legalitas serta kepastian hukum dalam menjalankan aktivitas operasional.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, mengonfirmasi bahwa investasi di sektor kepelabuhanan Provinsi Banten memiliki kontribusi yang sangat vital bagi penguatan ekonomi lokal.

"Ini adalah langkah strategis pemerintah untuk mengoptimalkan layanan kepelabuhanan sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi daerah," kata Muhammad Masyhud, Direktur Jenderal Perhubungan Laut.

Masyhud menjelaskan bahwa peningkatan infrastruktur laut yang memadai akan memberikan dampak instan pada kelancaran arus barang di tingkat nasional.

"Infrastruktur yang memadai akan berdampak langsung pada efisiensi logistik nasional," ujar Muhammad Masyhud, Direktur Jenderal Perhubungan Laut.

Pemerintah meyakini alokasi investasi yang tepat sasaran pada fasilitas pelabuhan bakal membawa dampak positif yang luas bagi masyarakat sekitar.

"Dengan investasi yang tepat, kita dapat meningkatkan infrastruktur dan layanan kepelabuhanan, yang tentunya akan membawa banyak manfaat bagi masyarakat dan perekonomian lokal setempat," jelas Muhammad Masyhud, Direktur Jenderal Perhubungan Laut.

Kemenhub menilai skema kemitraan ini menjadi instrumen penting untuk menciptakan iklim investasi yang aman dan kondusif bagi pihak swasta.

"Sinergi ini adalah upaya untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian bangsa khususnya di Provinsi Banten, serta memberikan kepastian hukum dan kepastian berusaha atas kegiatan pengusahaan jasa kepelabuhanan yang dilakukan oleh Badan Usaha Pelabuhan PT Chandra Pelabuhan Nusantara," tambah Muhammad Masyhud, Direktur Jenderal Perhubungan Laut.

Merespons kerja sama tersebut, pihak pengelola pelabuhan menyatakan kesiapannya untuk mendorong daya saing industri domestik dan memperluas lapangan kerja baru.

"Pengembangan pelabuhan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi negara melalui peningkatan efisiensi logistik nasional, penguatan daya saing industri dalam negeri, peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, serta kontribusi terhadap penerimaan negara dan pertumbuhan ekonomi nasional," kata Edi Riva'i, Direktur PT Chandra Pelabuhan Nusantara.

Sebagai bagian dari Chandra Asri Group, perusahaan menekankan kepatuhan terhadap regulasi, penerapan tata kelola yang baik, serta perlindungan lingkungan hidup secara berkelanjutan.

"Kami berkomitmen untuk menjalankan operasional pelabuhan dengan senantiasa mengedepankan prinsip Good Corporate Governance, keselamatan kerja, kepatuhan terhadap regulasi, perlindungan lingkungan, serta kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional," lanjut Edi Riva'i, Direktur PT Chandra Pelabuhan Nusantara.