Kemenimipas Terapkan Tiga Inovasi Layanan Haji Mulai 15 April 2026

Sedang Trending 4 hari yang lalu

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) resmi menerapkan tiga inovasi layanan keimigrasian untuk mengoptimalkan keberangkatan 183.411 jemaah haji Indonesia pada Rabu, 15 April 2026. Langkah ini diambil melalui kolaborasi intensif bersama Kementerian Haji dan Umrah guna memastikan efisiensi pelayanan bagi para jemaah.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menjelaskan bahwa optimalisasi layanan ini mencakup kemudahan pengurusan dokumen hingga proses pemeriksaan di bandara. Dilansir dari Detikcom, data Direktorat Jenderal Imigrasi mencatat mayoritas pemohon menggunakan paspor elektronik sebanyak 171.097 dokumen dari total pemohon tahun ini.

Inovasi pertama yang ditekankan adalah Paspor Simpatik Haji, sebuah layanan pengurusan paspor yang tersedia setiap hari, termasuk akhir pekan, tanpa perlu pendaftaran daring. Selain itu, Kemenimipas juga menyediakan opsi Eazy Passport yang memungkinkan pengurusan paspor secara kolektif di luar kantor imigrasi untuk memfasilitasi jemaah.

Fasilitas Makkah Route kembali diterapkan untuk mempercepat proses di bandara keberangkatan, yang tahun ini diperluas hingga ke Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar. Melalui mekanisme ini, pemeriksaan keimigrasian Arab Saudi dilakukan langsung di Indonesia sehingga jemaah tidak perlu mengantre lagi saat tiba di tujuan.

"Berkat kolaborasi dan kerjasama yang intens antara Kementerian Haji dan Umrah dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, pelayanan kepada calon jamaah haji Indonesia dapat dilaksanakan dengan maksimal," kata Menteri Imipas, Agus Andrianto dalam audiensi tersebut di Jakarta.

Pada aspek kepulangan atau debarkasi, Kemenimipas menyiapkan inovasi Corridor Gate yang dilengkapi teknologi Face Recognition. Perangkat Immigration Seamless Process ini memungkinkan jemaah melewati pemeriksaan imigrasi secara otomatis tanpa harus mengantre di konter manual, meskipun petugas tetap bersiaga untuk kendala teknis.

Berdasarkan statistik tahun sebelumnya, penggunaan Makkah Route mencapai 59 persen dari total jemaah, sementara layanan Seamless Process di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta telah mencakup 78 persen jemaah kloter Jakarta. Perluasan teknologi ini diharapkan mampu memangkas waktu tunggu secara signifikan bagi seluruh jemaah haji yang berangkat pada tahun 2026.

Jenis PasporJumlah Pemohon
Paspor Elektronik171.097
Paspor Biasa Non-Elektronik11.608
Paspor Elektronik Polikarbonat706