Kementerian Pertahanan mengonfirmasi insiden pengeroyokan yang menimpa seorang personel TNI Angkatan Darat dari Puskom Bela Negara di wilayah Depok pada Jumat, 24 April 2026. Peristiwa ini tengah dalam penanganan hukum oleh pihak kepolisian setempat.
Kondisi personel yang menjadi korban tersebut saat ini dilaporkan telah stabil dan berangsur membaik. Berdasarkan keterangan resmi, yang bersangkutan sudah diperbolehkan pulang ke rumah setelah sebelumnya menjalani perawatan medis akibat luka-luka yang diderita.
Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menyatakan bahwa pihaknya menyerahkan seluruh proses hukum kepada kepolisian. Penegakan hukum diharapkan berjalan secara objektif sesuai prosedur yang berlaku, sebagaimana dilansir dari Bloombergtechnoz.
"Kami menyerahkan sepenuhnya proses penanganan hukum kepada aparat penegak hukum, dalam hal ini Polres Metro Depok, dan mendukung langkah penegakan hukum yang profesional, objektif, dan transparan," ujar Rico Ricardo Sirait, Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan.
Pihak kementerian juga meminta agar masyarakat tidak menyebarkan isu yang belum terverifikasi terkait kasus ini. Langkah tersebut diambil guna menjaga situasi tetap tenang di tengah proses penyelidikan yang masih berlangsung.
"Kementerian Pertahanan juga mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan tidak berspekulasi, serta tetap menjaga ketertiban dan kondusivitas di ruang publik," pungkas Rico Ricardo Sirait, Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan.
Menanggapi kejadian tersebut, jajaran Polres Metro Depok telah bergerak cepat dengan mengamankan sejumlah individu. Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi mengonfirmasi bahwa dua warga sekitar telah dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·