Seorang pejabat Hamas mengakui kematian kepala sayap militer kelompok tersebut, Izz al-Din al-Haddad, sehari setelah Israel meluncurkan serangan mematikan di Gaza, Sabtu (16/5).
Hal itu disampaikan pejabat Hamas yang namanya dirahasiakan kepada Reuters. Kematian Izz al-Din al-Haddad juga diumumkan oleh sebuah masjid di Gaza City.
Peristiwa tersebut menjadi kematian pemimpin tertinggi Hamas pertama sejak gencatan senjata di Gaza pada Oktober lalu.
Meski demikian, hingga saat ini Hamas belum mengumumkan secara resmi kematian Izz al-Din al-Haddad.
Sementara itu, pada Jumat (15/5), Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan peluncuran serangan yang menargetkan Izz al-Din al-Haddad. Namun hingga kini, Israel juga belum mengonfirmasi kabar kematiannya.
Izz al-Din al-Haddad menjadi kepala sayap militer Hamas setelah kematian Mohamad Sinwar pada Mei 2025.
Israel menyebut Izz al-Din al-Haddad sebagai sosok yang bertanggung jawab atas penculikan dan pembunuhan warga Israel.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·