Kesaksian Ketua RT saat Daycare Little Aresha Yogya Digerebek: Ada Anak Diikat

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Suasana Daycare Little Aresha di Umbulharjo, Kota Yogyakarta yang digerebek polisi terkait kasus kekerasan dan penelantaran anak. Foto: Panji/kumparan

Daycare Little Aresha di Sorosutan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, digerebek polisi terkait kasus dugaan kekerasan dan penelantaran anak pada Jumat (24/4).

Ketua RT 28 Sorosutan, Ipung, menjadi salah satu pihak yang ikut dalam penggerebekan itu.

"Karena saya pemangku wilayah disuruh menjadi saksi," kata Ipung saat ditemui di rumahnya, Minggu (26/4).

Ipung mengatakan kondisi di dalam daycare cukup memprihatinkan. Di dalam banyak anak-anak. Mereka dikelompokkan berdasarkan usia, dari yang sudah bisa berjalan sampai yang belum.

"Untuk total (jumlah tidak tahu) pastinya," ucapnya.

Bangunan daycare tersebut sebelumnya merupakan rumah tinggal yang tidak dirancang untuk menampung banyak anak. Menurut Ipung, ventilasi di dalam ruangan minim dan hanya mengandalkan kipas angin.

Suasana Daycare Little Aresha di Umbulharjo, Kota Yogyakarta yang digerebek polisi terkait kasus kekerasan dan penelantaran anak. Foto: Panji/kumparan

Bangunan daycare tersebut sebelumnya merupakan rumah tinggal. Menurut Ipung, ada banyak ruangan di dalam bangunan itu, namun minim ventilasi.

"Ruang itu sebetulnya desainnya untuk AC. Ventilasi kurang. Itu setiap ruang ada kipas angin," ujar dia.

Anak-anak yang dititip di sana ditempatkan pada beberapa ruangan. Mereka hanya diberi alas semacam gabus. Mirisnya, ada beberapa anak yang ditemukan dalam kondisi terikat.

"Memang pakai pampers. Di lantai ada gabus (alasnya) gabusnya itu setiap orang punya anak punya itu," kata dia.

"Ada (yang) ditali itu, mungkin anaknya aktif atau apa," ungkap Ipung.

Dalam satu ruangan, menurut Ipung, diisi oleh banyak anak-anak. Satu ruangan dengan luas 9 meter persegi diisi oleh lebih dari 10 anak.

"Kemarin itu kelihatannya kebanyakan. Satu ruang itu lebih dari 10 (anak). Saya tidak hitung. Ya sekitar itu (ruangan 3×3 meter)," beber dia.

Tak Pernah Lapor RT

Suasana Daycare Little Aresha di Umbulharjo, Kota Yogyakarta yang digerebek polisi terkait kasus kekerasan dan penelantaran anak. Foto: Panji/kumparan

Ipung mengatakan dahulu daycare berada di RT sebelah dan baru satu tahun belakangan mengontrak di wilayahnya. Selama ini pengurus tidak pernah membuat laporan ke lingkungan sekitar, termasuk RT.

"Ya itu juga yang punya rumah nggak lapor. Daycare juga nggak lapor. Jadi saya nggak tahu," ucap Ipung.

Dia pun menyayangkan karena ternyata daycare itu tidak mengantongi izin ke pemerintah terkait.

Dalam kasus ini, setidaknya ada 53 anak berusia di bawah 2 tahun yang menjadi korban. Menurut keterangan Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian, anak-anak itu mendapat perlakuan yang tidak wajar.

"Jadi ada tiga kamar ukuran sekitar 3x3 meter persegi, tetapi diisi 20 anak untuk satu kamar. Ini sudah mengarah pada tindakan diskriminatif. Anak-anak ditelantarkan begitu saja, ada yang diikat kakinya, tangannya, bahkan ada yang muntah namun dibiarkan tanpa ada upaya pembersihan," kata Adrian dalam keterangannya.