KKP Serahkan Tiga Kapal Pencuri Ikan ke Pemerintah Sulawesi Utara

Sedang Trending 58 menit yang lalu

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyerahkan tiga unit kapal perikanan hasil rampasan negara kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara pada Jumat (8/5/2026) untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan lokal. Serah terima kapal eks pencuri ikan asal Filipina tersebut berlangsung di Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Manado, sebagaimana dilansir dari Detik Finance.

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Pung Nugroho Saksono, menyerahkan langsung aset tersebut kepada Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Johannes Victor Mailangkay. Langkah ini merupakan bagian dari penguatan armada perikanan daerah menggunakan sarana yang telah disita negara.

Pung Nugroho Saksono, yang akrab disapa Ipunk, menjelaskan bahwa penanganan kapal pelaku penangkapan ikan ilegal yang telah berkekuatan hukum tetap kini difokuskan pada pemanfaatan kembali. Kebijakan ini menandai pergeseran strategi pemerintah dalam mengelola aset hasil tindak pidana di laut.

"Jadi sekarang kebijakannya tangkap-manfaat untuk kesejahteraan nelayan, bukan lagi ditenggelamkan," ujar Ipunk, Direktur Jenderal PSDKP.

Kapal-kapal yang diserahkan ini sebelumnya ditangkap saat melakukan aktivitas penangkapan ikan secara ilegal di wilayah perairan Sulawesi Utara. Ipunk menekankan bahwa fisik kapal yang berbahan besi dan memiliki ukuran besar akan sangat membantu nelayan dalam mengoptimalkan potensi laut daerah.

"Dengan diserahkannya ketiga kapal ini, ke depan perairan Sulawesi Utara dengan potensi perikanannya yang sangat besar akan diisi oleh nelayan kita sendiri dan pelaku illegal fishing dari luar negeri tidak lagi masuk ke perairan kita lagi," tambah Ipunk, Direktur Jenderal PSDKP.

Sekretaris Direktorat Jenderal PPSDKP KKP, Saiful Umam, memberikan rincian teknis mengenai identitas armada yang dihibahkan tersebut. Kapal-kapal ini sebelumnya diamankan oleh armada kapal pengawas KKP karena melanggar batas wilayah dan regulasi perikanan Indonesia.

"Ketiganya merupakan kapal Filipina dengan nama FB. LB. MV-01 dan FB. LB. MV-02 yang berukuran masing-masing 23 GT serta FB. LOUIE-04 berukuran 85 GT dan saat ini ada di Pangkalan PSDKP Bitung," ujar Saiful Umam, Sekretaris Direktorat Jenderal PPSDKP KKP.