Klub Inggris dan Skotlandia Rebutan Bek Dunfermline Kieran Ngwenya

Sedang Trending 4 hari yang lalu

Klub kasta ketiga Inggris Leyton Orient dan Burton Albion dilaporkan mulai memantau bek Dunfermline Athletic, Kieran Ngwenya, pada Senin (13/4/2026) untuk rencana perekrutan musim panas mendatang.

Pemain internasional Malawi berusia 23 tahun tersebut diprediksi menjadi komoditas panas karena kontraknya bersama klub kasta kedua Skotlandia itu akan berakhir pada akhir musim ini. Status bebas transfer menjadikan Ngwenya opsi menarik bagi klub-klub yang ingin memperkuat lini pertahanan tanpa biaya tebusan.

Persaingan mendapatkan tanda tangan Ngwenya dipastikan tidak mudah karena Motherwell yang berkompetisi di kasta tertinggi Skotlandia juga menaruh minat besar. Motherwell memiliki keunggulan kompetitif karena saat ini tengah berjuang memperebutkan tiket kualifikasi kompetisi Eropa di SPFL Premiership.

Ngwenya yang merupakan jebolan akademi Aberdeen tercatat telah tampil sebanyak 13 kali di liga musim ini bersama Dunfermline. Meski menit bermainnya sempat terbatas, ia tetap menjadi bagian penting dari tim yang secara mengejutkan berhasil mencapai babak semifinal Piala Skotlandia untuk menghadapi Falkirk di Hampden Park.

Minat dari Leyton Orient muncul di tengah situasi sulit yang dihadapi manajer Richie Wellens setelah timnya terjebak dalam zona persaingan degradasi musim ini. Perombakan skuad secara besar-besaran diperkirakan akan kembali terjadi di kubu O's setelah mengalami rotasi pemain yang tinggi pada musim sebelumnya.

Kondisi serupa dialami oleh Burton Albion yang juga sedang berjuang di papan bawah klasemen dan memerlukan rekonstruksi komposisi pemain untuk musim depan. Ngwenya dianggap cocok dengan profil pemain muda berpengalaman yang dapat berkembang di sistem kompetisi sepak bola Inggris.

Berdasarkan laporan dari jurnalis Pete O’Rourke, faktor jaminan waktu bermain secara reguler akan menjadi pertimbangan utama bagi sang bek dalam menentukan klub barunya. Pindah ke Inggris dipandang sebagai jalur karier yang potensial bagi Ngwenya dibandingkan tetap bertahan di kasta tertinggi Skotlandia bersama klub mapan.