Sejumlah klub raksasa Eropa mengirimkan pemandu bakat ke Stadion Rams Park untuk memantau penyerang Galatasaray, Victor Osimhen, dalam laga derby panas melawan Fenerbahce pada Minggu, 26 April 2026. Pertandingan bertajuk Derby Interkontinental ini menjadi krusial karena menentukan arah perburuan gelar juara Liga Super Turki musim ini.
Laporan Onedio menyebutkan Arsenal, Barcelona, Bayern Munich, Real Madrid, dan Juventus telah memesan tempat untuk mengamati performa Osimhen serta rekannya, Baris Alper Yilmaz. Kehadiran para pemandu bakat ini memperkuat spekulasi mengenai kepindahan permanen sang striker Nigeria pada bursa transfer musim panas mendatang.
Galatasaray sebelumnya memecahkan rekor transfer Turki sebesar 70 juta Euro untuk mendatangkan Osimhen tahun lalu. Dilansir dari Vanguard, klub mana pun yang ingin memboyong pemain berusia 27 tahun tersebut diperkirakan harus menyiapkan tawaran di atas 100 juta Euro.
Persaingan di klasemen saat ini sangat ketat dengan Galatasaray memimpin di puncak lewat raihan 71 poin. Fenerbahce membuntuti di posisi kedua dengan 67 poin, sehingga kemenangan di Rams Park dapat memperlebar jarak atau justru mempersempit selisih menjadi satu poin saja.
Meski bermain di kandang lawan, Fenerbahce membawa modal kepercayaan diri tinggi berkat catatan sejarah yang impresif di markas rivalnya tersebut. Tim asuhan Domenico Tedesco sebelumnya sukses menumbangkan Galatasaray 2-0 pada final Piala Super Turki, 10 Januari 2026, melalui gol Matteo Guendouzi dan Jayden Oosterwolde.
Data dari Turkish Football menunjukkan lini pertahanan Fenerbahce yang digalang Caglar Soyuncu dan Milan Skriniar menjadi kunci dalam meredam agresivitas tuan rumah. Sebaliknya, skuat asuhan Okan Buruk tercatat gagal mencetak gol dalam dua dari tiga pertemuan derby terakhir mereka melawan Yellow Canaries.
| 1 | Galatasaray | 71 |
| 2 | Fenerbahce | 67 |
Kemenangan bagi Galatasaray dalam laga ini hampir dipastikan akan mengunci gelar juara liga musim 2025/2026. Namun, rekor pertemuan di venue yang sering disebut sebagai "Aslantepe" ini membuktikan bahwa Fenerbahce kerap mampu mencuri poin meski berada di bawah tekanan ribuan pendukung lawan.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·