Klub-klub sepak bola profesional Belanda melontarkan kritik tajam terhadap NAC Breda dalam pertemuan virtual yang berlangsung pada Kamis, 16 April 2026. Protes ini dipicu oleh keputusan manajemen NAC untuk menempuh jalur hukum terkait hasil pertandingan mereka.
Kritik tersebut diarahkan langsung kepada Direktur NAC Breda, Remco Oversier, dalam rapat digital yang melibatkan seluruh klub peserta liga. Langkah hukum yang diambil klub dianggap memberikan dampak negatif bagi iklim kompetisi sepak bola di negara tersebut.
Perselisihan ini bermula saat NAC Breda menggugat validitas kekalahan 6-0 mereka dari Go Ahead Eagles. Pihak NAC mempermasalahkan keterlibatan pemain lawan, Dean James, yang dianggap tidak memenuhi syarat untuk dimainkan dalam laga tersebut.
Sebelum pertemuan virtual dilakukan, Oversier telah bertemu dengan dewan kompetisi yang terdiri dari Marianne van Leeuwen (KNVB), Jan de Jong (Eredivisie CV), dan Marc Boele (Coöperatie Eerste Divisie). Meski demikian, NAC tetap pada pendiriannya untuk membawa kasus ini ke meja hijau.
Dewan kompetisi telah berulang kali menyatakan ketidaksetujuan mereka terhadap tindakan NAC Breda. Berdasarkan laporan vi.nl, forum diskusi yang berlangsung selama satu jam tersebut menjadi ajang bagi klub-klub Eredivisie dan Eerste Divisie untuk mendengarkan penjelasan dari pihak NAC dan Jan de Jong.
Pertemuan ini sengaja digelar agar para pemangku kepentingan dapat berbicara langsung satu sama lain, bukan sekadar membicarakan pihak tertentu di belakang. Dalam sesi tersebut, muncul pula informasi mengenai tindakan hukum serupa yang pernah terjadi sebelumnya.
"Een paar weken geleden stuurden Ajax, FC Volendam en Telstar een juridisch schrijven, waarin ze meldden alle rechten voor te behouden" kata sumber dalam rapat tersebut sebagaimana dilaporkan vi.nl.
Kasus sengketa ini dijadwalkan akan memasuki persidangan di Pengadilan Utrecht pada 28 April 2026 mendatang. Putusan hakim nantinya akan menjadi penentu akhir dari perdebatan mengenai status pertandingan antara NAC Breda dan Go Ahead Eagles.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·