Komisi Reformasi Polri Merapat ke Istana, Lapor Prabowo soal Hasil Rekomendasi

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra berkunjung ke Istana Negara, Jakarta, Jumat (7/11/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan

Komisi Percepatan Reformasi Polri mendatangi Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (5/5). Mereka akan melaporkan hasil rekomendasi yang telah dibuat selama ini kepada Presiden Prabowo Subianto.

Mereka yang hadir, yakni Ketua Komisi, Jimly Asshiddiqie; serta sejumlah anggota, Ahmad Dofiri, Otto Hasibuan, Yusril Ihza Mahendra, hingga Mahfud MD.

"Diundang oleh Pak Presiden untuk menyampaikan laporan akhir dari kerja Komite Percepatan Reformasi Polri yang sudah bekerja selama berapa bulan dan lebih kurang 2 bulan yang lalu sudah menyelesaikan tugas-tugasnya," kata Yusril kepada wartawan.

Yusril menjelaskan, laporan itu telah disusun dalam beberapa buku. Ada yang tebalnya mencapai 3 ribu halaman.

"Usulan-usulan yang disampaikan oleh Komite Percepatan Reformasi Polri kepada Presiden," ucap Yusril.

Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie, di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (5/5/2026). Foto: Jonathan Devin/kumparan

"Nah untuk selanjutnya tentu kami akan menunggu apa arahan dari Pak Presiden setelah beliau membaca laporan dari dan saran-saran dari Komite Percepatan Reformasi Polri ini," sambung dia.

Dia berharap, dengan rekomendasi yang disampaikan ini bisa membuat Polri menjadi lebih baik.

"Iya, betul. Dan cukup besar usulan-usulan yang disampaikan kepada Pak Presiden. Dan itu kalau disetujui, maka akan ada implikasi perubahan terhadap undang-undang polri yang ada sekarang," jelasnya.

Sebelumnya, DPR RI telah menyetujui rekomendasi percepatan reformasi Polri. Persetujuan itu diambil dalam rapat paripurna DPR yang digelar pada Senin (27/1).