Provinsi Banten resmi ditetapkan sebagai tuan rumah pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII Tahun 2032 bersama Provinsi Lampung. Keputusan ini diambil dalam rapat pleno Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) KONI 2026 di Hotel Pullman Central Park, Jakarta, pada Kamis (21/5/2026), seperti dilansir dari Detikcom.
Ketetapan mengenai penunjukan tersebut dituangkan secara resmi melalui Surat Keputusan (SK) KONI Pusat Nomor: 05/Musornaslub/2026. Pemerintah Provinsi Banten memproyeksikan status tuan rumah ini sebagai momentum besar bagi masyarakat setempat.
Gubernur Banten Andra Soni menyambut baik keputusan tersebut dan menilai penunjukan ini sebagai sebuah kehormatan serta kebanggaan besar bagi wilayahnya.
"Apalagi penetapan itu akan berdampak positif terhadap peningkatan daya saing daerah, baik dari sisi pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, peningkatan sektor pariwisata, hingga pengembangan sumber daya manusia dan prestasi olahraga daerah," kata Andra Soni, Gubernur Banten.
Pemerintah daerah meyakini momentum olahraga skala nasional ini akan memicu dampak berantai yang masif. Penunjukan ini diharapkan mampu mendongkrak partisipasi publik dalam memajukan iklim olahraga daerah.
"Menurutnya, penetapan Provinsi Banten sebagai tuan rumah PON juga akan memberikan energi positif dan dampak terhadap peningkatan antusiasme serta dukungan masyarakat terhadap peningkatan daya saing dan prestasi olahraga di Provinsi Banten." kata Andra Soni, Gubernur Banten.
Sinergi antarsektor menjadi prioritas utama pemerintah provinsi dalam menyongsong ajang multicabang ini. Kerja sama akan melibatkan berbagai elemen strategis mulai dari akademisi hingga pelaku industri.
"Termasuk antusiasme untuk membangun sinergi dan kolaborasi antara Pemprov Banten, KONI Banten, perguruan tinggi, badan usaha, atau sektor industri," kata Andra Soni, Gubernur Banten.
Guna mendukung kelancaran seluruh rangkaian pertandingan, Pemprov Banten mengagendakan pembangunan sembilan gelanggang olahraga baru. Proyek infrastruktur di Kawasan Sport Center Banten ini dijadwalkan mulai berjalan pada tahun 2027.
Langkah taktis tersebut telah diintegrasikan ke dalam RPJMD Provinsi Banten 2025-2029 dengan target rampung secara keseluruhan pada tahun 2030. Selain fasilitas baru, persiapan akomodasi pertandingan juga telah dipetakan secara terperinci.
"Kami juga sudah menyiapkan 44 venue untuk 28 cabor yang rencananya akan dipertandingkan di Provinsi Banten," kata Andra Soni, Gubernur Banten.
Kondisi fasilitas olahraga di Banten dipantau langsung oleh pengurus pusat. Hasil peninjauan lapangan menunjukkan kesiapan fisik yang cukup matang dari fasilitas-fasilitas yang sudah tersedia.
"Memang masih ada beberapa yang membutuhkan renovasi dan pembangunan. Namun dengan komitmen yang kuat dari Gubernur Banten Andra Soni, semua venue itu akan sudah selesai dipersiapkan pada tahun 2030," kata Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, Ketua Umum KONI Pusat.
Pihak otoritas olahraga daerah menyatakan apresiasi tinggi atas tercapainya momentum bersejarah ini. Capaian tersebut dipandang sebagai buah dari konsistensi kepemimpinan daerah.
"Ini merupakan dukungan semua pihak, termasuk dari Gubernur Banten Bapak Andra Soni yang begitu konsisten mendorong agar Banten menjadi tuan rumah PON XXIII," kata Agus Rasyid, Ketua KONI Provinsi Banten.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·