Koper Jemaah Haji RI Dibongkar Petugas Bandara Jeddah, Isinya 100 Slop Rokok

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Ilustrasi koper. Foto: Shutterstock

Koper jemaah haji Indonesia kembali dibuka karena dianggap mencurigakan saat melewati mesin X-ray di Bandara King Abdulaziz Jeddah, Arab Saudi. Kali ini bukan tempe orek, melainkan rokok yang jumlahnya hingga 100 slop.

Pembongkaran koper itu dilakukan pada Minggu (17/5) dini hari.

​Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara PPIH Arab Saudi, Abdul Basir menjelaskan, setelah koper terdeteksi mencurigakan, dilakukan pemeriksaan visual secara langsung. Petugas menemukan seratus slop rokok yang disimpan jemaah di dalam kopernya.

​"Ya, salah satu kejadian yang menonjol tadi malam, dini hari, ada koper jemaah kita yang dibongkar oleh petugas X-ray di Custom karena ditemukan ada barang-barang yang terlarang," ujar Abdul Basir di Jeddah.

​"Nah, barang-barang itu setelah dicek ternyata ada rokok dalam jumlah yang cukup besar. Diperkirakan itu ada sekitar 100 slop dari salah satu embarkasi di Indonesia," lanjutnya.

Meskipun sempat ditahan untuk pemeriksaan, pihaknya memastikan koper tersebut saat ini sudah dikembalikan kepada jemaah yang bersangkutan. Adapun rokok yang dibawa pada akhirnya disita.

Sesuai dengan regulasi yang berlaku di Arab Saudi, jemaah haji hanya diperbolehkan membawa rokok maksimal dua slop saja.

​"Tadi malam koper jemaah yang dibuka itu sudah diserahkan kembali kepada jemaahnya, dan jemaah masih tetap diberikan haknya untuk boleh membawa rokok dalam batas maksimal dua slop," jelasnya.

"Untuk rokok-rokok yang didapatkan di dalam koper itu sudah disita oleh pihak Bea Cukai Arab Saudi, dan masalah sudah selesai," tambahnya.

​Pihak PPIH Arab Saudi berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak embarkasi asal jemaah di Indonesia untuk melakukan langkah tindak lanjut dan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

​Dia juga memberikan imbauan kepada seluruh jemaah haji Indonesia yang baru akan diberangkatkan agar lebih bijak dan mematuhi aturan barang bawaan.

Adapun sebelumnya, juga pernah didapatkan jemaah membawa tempe orek sebanyak lima kilogram, yang juga menjadi temuan di X-ray bandara King Abdulaziz Jeddah. Namun, tempe itu pada akhirnya diperbolehkan dibawa jemaah.