Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Penambahan jumlah korban diketahui setelah Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumsel melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap kantong jenazah korban kecelakaan yang dikirim ke RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang.

Kepala RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Kombes Budi Susanto mengatakan, sebelumnya tim menerima 16 kantong jenazah dari lokasi kejadian. Namun setelah dilakukan identifikasi mendalam, ditemukan adanya bagian tubuh lain yang ternyata berasal dari korban berbeda.

“Total jumlah korban jiwa hingga hari ini bertambah menjadi 18 orang,” kata Budi, dikutip Sabtu 9 Mei 2026.

Ia menjelaskan, temuan tersebut berasal dari satu kantong jenazah yang ternyata berisi dua potongan tubuh berbeda yang saling menempel di bagian ketiak sehingga awalnya diduga berasal dari satu korban.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, dicurigai kalau itu bukan bagian tubuh dari yang satu lagi. Berbeda dia,” kata Budi.

Menurut Budi, kondisi potongan tubuh tersebut sangat kecil dan hancur sehingga jenis kelaminnya belum dapat dipastikan. Tim DVI menduga potongan tubuh itu berasal dari seorang anak kecil berusia di bawah lima tahun.

“Temuan satu body part tersebut diduga anak-anak yang mungkin usianya di bawah lima tahun,” kata Budi.

Dengan demikian, total korban meninggal dunia dalam tragedi tersebut menjadi 18 orang. Sebanyak 17 korban meninggal di lokasi kejadian, sedangkan satu korban lainnya meninggal saat menjalani perawatan intensif di RSUD Rupit.

Korban yang meninggal dalam perawatan diketahui bernama M Tahrul Hubaidi (31), warga asal Tegal, Jawa Tengah. Ia mengembuskan napas terakhir setelah dua hari menjalani perawatan di ruang ICU akibat luka bakar berat.

“Rinciannya 17 orang meninggal di tempat, termasuk kantong yang berisikan dua potongan tubuh, dan satu korban meninggal saat perawatan di RSUD Rupit,” kata Budi.

Sedangkan dua korban selamat lainnya, Ngadiono dan Jumiatun, hingga kini masih menjalani perawatan intensif dengan luka bakar mencapai 80 hingga 89 persen di tubuh mereka.rmol news logo article