Korea Selatan tegaskan dominasi dengan juarai Piala Uber

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Tim bulu tangkis putri Korea Selatan menegaskan diri sebagai kekuatan utama dunia setelah menundukkan China 3-1 pada final Piala Uber 2026 di Forum Horsens, Denmark, Minggu.

Kemenangan itu memperpanjang keunggulan Korea atas rival tradisionalnya tersebut dalam tiga final beregu besar terakhir, setelah Piala Uber 2022 dan Asian Games 2022 Hangzhou.

Korea Selatan tampil efektif dengan mengandalkan kemenangan dua tunggal utam dan strategi merombak susunan ganda pada partai penentu.

An Se-young membuka jalan bagi Negeri Ginseng setelah mengalahkan Wang Zhi Yi 21-10, 21-13 pada partai pertama.

China menyamakan kedudukan lewat pasangan Liu Sheng Shu/Tan Ning yang menundukkan Jeong Na-eun/Lee So-hee 21-16, 21-12 pada ganda pertama.

Korea kembali memimpin setelah Kim Ga-eun tampil impresif untuk menaklukkan Chen Yu Fei 21-19, 21-15 dalam tunggal kedua.

Dalam posisi unggul 2-1, Korea Selatan membuat langkah taktis dengan menurunkan pasangan Baek Ha-na/Kim Hye-jeong sebagai ganda kedua. Keputusan itu berbuah manis setelah mereka bangkit dan menumbangkan Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian 16-21, 21-10, 21-13.

Baca juga: Revolusi Prancis di Horsens

Setelah kalah pada gim pertama, Baek/Kim mengambil alih kendali permainan lewat pertahanan rapat dan serangan cepat yang membuat China kesulitan mengembangkan ritme.

Pasangan Korea Selatan bahkan unggul jauh 12-2 pada gim penentuan sebelum mengunci gelar juara.

Gelar ini menjadi trofi Piala Uber ketiga Korea Selatan setelah 2010 dan 2022, menyamai koleksi Indonesia (1975, 1994, 1996) dan Amerika Serikat (1957, 1960, 1963).

China masih menjadi negara tersukses sepanjang sejarah Piala Uber dengan 16 gelar.

Keberhasilan Korea Selatan juga menjadi balasan atas kegagalan pada 2024 ketika disingkirkan 2-3 oleh Indonesia dalam semifinal. Tahun ini, An Se-young dan kawan-kawan membalas dengan menundukkan Indonesia 3-1 pada babak empat besar sebelum menaklukkan China di final.

Hasil tersebut menegaskan Korea Selatan sebagai tim paling konsisten pada beregu putri dalam beberapa tahun terakhir, terutama berkat kekuatan tunggal yang dipimpin An Se-young.

Baca juga: Rachel/Febi kalah, langkah tim Uber Indonesia terhenti di semifinal

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.