Pyongyang (ANTARA) - Korea Utara (Republik Demokratik Rakyat Korea/DPRK) mengutuk penjualan senjata AS ke Semenanjung Korea dan kawasan Asia Timur Laut, menyebutnya sebagai "tantangan bagi keamanan regional," demikian dilaporkan oleh Kantor Berita Pusat Korea (KCNA).
Komentar tersebut merujuk pada persetujuan terbaru Departemen Luar Negeri AS atas penjualan helikopter operasi maritim dan suku cadang helikopter kepada Korea Selatan (Korsel) senilai lebih dari 4 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp17.673).
Mengutip juru bicara Kementerian Luar Negeri RRDK, komentar itu menyebut ekspor senjata besar-besaran AS ke sejumlah negara dan kawasan seperti Korsel dan Jepang menjadi penyebab terus meningkatnya ketegangan militer di Asia-Pasifik serta mengisyaratkan prospek suram bagi kawasan tersebut.
RRDK akan secara tegas menangkal seluruh ancaman keamanan dengan memodernisasi kemampuan pertahanannya dan memastikan kesiapan tempur penuh. RRDK juga akan menjaga kedaulatan dan keamanan nasional serta perdamaian kawasan, ujar komentar tersebut.
Pewarta: Xinhua
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
18 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·