KSP Qodari Ungkap Tantangan Pemerintahan Prabowo: Masalah Teknokrasi

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) M Qodari membeberkan tantangan yang dihadapi KSP dalam pemerintahan Prabowo Subianto, terutama terkait dengan masalah teknokrasi. Pernyataan tersebut disampaikan Qodari dalam rapat bersama Komisi XIII DPR RI di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, pada Senin (13/4/2026).

Qodari menyebut bahwa tantangan utama dalam pemerintahan Prabowo terletak pada aspek teknokrasi, mulai dari antisipasi masalah sejak dini hingga penyelesaian masalah teknis di lapangan. Ia menjelaskan adanya kendala dalam perencanaan dan eksekusi program di berbagai bidang.

"Memang tantangan dalam pemerintahan Pak Prabowo sekarang ini, kalau kita bicara produk adalah tantangan teknokrasi," kata Qodari, seperti dikutip dari Detikcom.

Wakil Ketua Komisi XIII DPR Andreas Hugo Pareira menanggapi pernyataan Qodari dan mendorong agar persoalan teknokrasi disampaikan langsung kepada Prabowo. Andreas juga menekankan pentingnya melibatkan para ahli dan teknokrat yang kompeten untuk membantu pelaksanaan program-program pemerintah.

"Cari orang yang teknokrat-teknokrat, yang mampu untuk melaksanakan program-program itu, program-program kebijakan presiden ini. Jangan sampai orang yang tidak mempunyai kemampuan teknokrasi kemudian ditempatkan di kebijakan-kebijakan, program-program, yang membutuhkan kemampuan teknokrasi yang tinggi," tutur Andreas.

Andreas kemudian menyoroti permasalahan dalam bidang geotermal di daerah pemilihannya di Flores, Nusa Tenggara Timur, yang dinilai kurang mendapat penanganan yang tepat karena kurangnya pemahaman teknis di lapangan. Ia menilai KSP sebagai mata dan telinga presiden diharapkan dapat menjembatani permasalahan tersebut untuk mengatasi berbagai hambatan yang ada.