KSPSI: Prabowo Desain Langsung Kaus May Day 2026, Akan Beri Kejutan untuk Buruh

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyapa buruh saat May Day 2025 di kawasan Monas, Jakarta, Kamis (1/5/2025). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO

Presiden Prabowo Subianto disebut terlibat langsung dalam desain kaus Perayaan Hari Buruh (May Day) 2026 yang akan dilaksanakan hari Jumat (1/5).

Tak hanya itu, ia juga menyiapkan sejumlah kejutan yang akan diumumkan saat acara tersebut.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengungkapkan, keterlibatan Prabowo dalam desain kaus tersebut bahkan dilakukan secara detail, mulai dari warna hingga isi pesan yang ingin disampaikan kepada buruh.

“Awal Maret saya berdua bertemu Presiden, hampir 4 jam, 3 jam setengah biasa saya bertemu, dan beliau menanyakan kesiapan May Day. Dan beliau tidak ingin buruh kepanasan,” ujar Andi dalam konferensi pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (29/4).

“Nah itu langsung beliau sampaikan. ‘Pak Andi, saya tidak ingin buruh kepanasan. Saya ingin ada sesuatu hal dari saya bisa tersampaikan dari saya untuk buruh.’ Apa Bapak Presiden? ‘Kaus.’ Kaus May Day ini betul-betul beliau langsung warnanya, gradasinya, isinya apa, itu Presiden langsung. Saya berkomunikasi hampir seminggu lebih untuk bisa menentukan desain kaus,” sambungnya.

Konferensi pers perayaan May Day di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (29/4/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Andi menyebut, kaus itu nantinya akan dibagikan kepada seluruh peserta May Day.

“Jadi kalau besok kaus itu saya mohon kepada teman-teman pimpinan konfederasi menghargai Presiden, saya pastikan kausnya tidak akan kekurangan, seluruhnya kita memakai,” katanya.

Selain kaus, Prabowo juga disebut akan memberikan payung kepada para buruh sebagai bagian dari perlengkapan saat acara berlangsung.

“Lalu setelah kaus, sebelum saya pulang beliau tanya lagi, ‘Pak Andi, bagaimana kalau saya kasih hadiah payung?’ Itu langsung dari Bapak Presiden. Payungnya seperti apa Bapak Presiden? ‘Yang sangat mencirikan persatuan, kesatuan, perjuangan buruh.’ Dan ada kata-kata perjuangan nanti di payung dan kaus dan warnanya banyak mengandung merah putih,” ungkap Andi.

“Warna kaus May Day ada krem, ada putih, dan warna biru, biru tua,” tambah dia.

Andi pun mendeskripsikan bagaimana desain yang akan tertera di atas kaus tersebut.

“Desain kaus, itu ada tulisan May Day, lalu ada ilustrasi perjuangan buruh, lalu ada kata-kata yang dari beliau langsung,” tutur Andi.

“‘Pak Andi cantumkan di kaus dan di payung.’ Itu kata-kata yang luar biasa. Bagaimana kecintaan terhadap negeri ini kata-katanya itu,” lanjutnya.

Andi juga mengungkapkan Prabowo menolak wajahnya dicantumkan dalam desain kaus tersebut.

“Presiden menolak wajahnya dicantumkan dalam kaus May Day. Karena saya menawarkan, ‘Bapak Presiden, boleh nggak wajah Bapak ditaruh di kaus?’” ucap Andi.

“Beliau menolak. ‘Karena ini acara kalian, acara buruh. Saya bukan lagi mau kampanye Pilpres’ katanya. Itu kata-kata beliau itu. Jadi beliau menolak, betul-betul memang acara buat buruh.

Prabowo juga disebut menyiapkan hadiah khusus bagi buruh yang hadir dalam perayaan May Day.

“Setelah payung dan kaus, ada lagi beliau ingin, ‘Saya tidak ingin buruh pulang dengan tangan hampa’. Waduh saya bingung lagi. Ada hadiah khusus dari Presiden yang

sudah disiapkan dalam jumlah sangat besar dan itu adalah dana pribadi beliau,” ucap Andi.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat May Day 2025 di kawasan Monas, Jakarta, Kamis (1/5/2025). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO

Selain itu, Prabowo juga akan menyampaikan sejumlah kejutan, termasuk yang berkaitan dengan pekerja ojek online dan soal ketenagakerjaan lainnya.

“Bapak Presiden akan menyampaikan kejutan besok. Kejutannya apa? Biarlah Bapak Presiden kami menyampaikan. Akan menyampaikan ada hubungan kaitan ojek online, ada ratifikasi ILO, dan ada beberapa kebijakan yang akan beliau sampaikan untuk kesejahteraan buruh Indonesia,” ungkapnya.

Andi menyebut pihaknya telah menyampaikan sejumlah aspirasi buruh kepada Presiden, mulai dari isu pemutusan hubungan kerja (PHK), keselamatan kerja, hingga ratifikasi konvensi internasional.

“Beliau meminta beberapa masukan secara terbuka dan kita sudah memberikan masukan seperti Konvensi ILO 190, 188, lalu mengenai soal PHK yang saat ini terjadi akibat adanya penggabungan beberapa BUMN, itu sudah kita sampaikan. Soal K3 juga berkaitan dengan kecelakaan kemarin dan saat berkaitan,” ungkapnya.

Menurutnya, Prabowo akan menjawab berbagai aspirasi tersebut dalam pidato May Day sekaligus menyampaikan rencana kebijakan ke depan.

“Jadi Presiden akan menyampaikan apa yang beliau akan kabulkan dan apa yang beliau akan lakukan di tahun 2026,” pungkasnya.