Seorang mantan kuli bangunan di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, berinisial S mengungkap dugaan pencabulan yang terjadi di tempatnya bekerja. Pelaku pencabulan merupakan pengasuh di ponpes tersebut, Asyhari.
S mengaku seringkali menyaksikan perlakuan tak wajar dari Asyhari terhadap sejumlah santriwati di sana. Selama 10 tahun bekerja di sana, S mengaku sudah seringkali melihat Asyhari menjalankan aksinya.
“Setiap salaman itu, cium pipi kanan kiri, batuk (dahi), dan juga itu lambenya (bibirnya),” kata S saat konferensi pers bersama pengacara Hotman Paris dan tim kuasa hukum korban, di Jakarta Utara, Kamis (7/5).
S juga menyebut santriwati kerap dirangkul saat kegiatan sosial atau jagong di lingkungan pondok.
“Kalau jagong juga banyak yang dirangkul, begitu,” ujarnya.
Selain itu, S mengaku melihat adanya santriwati yang diduga dibawa ke kamar Asyhari secara bergantian pada malam hari.
“Selama di pondok itu, ya berganti-ganti, menginapnya sama anak-anak gonta-ganti” kata S.
S menyebut sebagian besar santriwati masih berkisar umur pelajar SMA.
Menurut S, sempat muncul dugaan adanya korban perempuan yang hamil hingga dipaksa menikah.
“Iya, katanya ada yang hamil sampai digugurkan,” ujarnya.
Sementara, Hotman Paris menilai, kesaksian itu sejalan dengan keterangan korban yang telah lebih dulu melapor melalui tim kuasa hukum.
“Jadi dari pengakuan sementara dari si Neng ini, dia masih di bawah umur, sudah hampir 3 tahun dia di situ, ya. Selalu dimintain tidur sama si laki itu. Saya nggak mau cerita detail tentang apakah sudah ada sampai sejauh mana,” kata Hotman.
Hotman menyebutkan, korban juga mengaku seringkali diminta untuk melakukan oral seks oleh pelaku. Kejadian tersebut terjadi dalam kurun waktu hampir 3 tahun.
“Dan dia saksikan sendiri, kalau dia berhalangan, gantian. Santri-santri cewek lain. Rata-rata di bawah umur juga, ya? Semuanya di bawah umur rata-rata,” ujarnya.
Hotman menegaskan pola tersebut menunjukkan adanya dugaan tindakan berulang yang terjadi dalam waktu lama di lingkungan pondok tersebut.
“Selama 10 tahun kamu hampir tiap malam lihat dia gonta-ganti bawa murid santri ke kamar, tidur semalaman,” ujar Hotman menegaskan pernyataan S.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·