Lansia di Grobogan Tewas Tersengat Aliran Listrik Jebakan Tikus

Sedang Trending 57 menit yang lalu

Seorang pria lanjut usia bernama Djuhri Sugeng (66) ditemukan meninggal dunia di area persawahan Dusun Tumpuk, Desa Kalanglundo, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada Kamis (7/5/2026). Korban diduga kuat tewas akibat tersengat aliran listrik dari jebakan tikus yang ia pasang sendiri di lahan miliknya.

Insiden tragis ini terungkap setelah pihak keluarga merasa curiga karena korban tidak kunjung kembali ke rumah hingga siang hari. Berdasarkan laporan yang diterima Polsek Ngaringan pada pukul 14.15 WIB, pencarian dilakukan setelah istri korban meminta bantuan tetangga untuk menyisir lokasi sawah tempat suaminya bekerja sejak pagi.

Plt Kasi Humas Polres Grobogan, Ipda Arif Suryanto, menjelaskan kronologi penemuan jasad korban sebagaimana dilansir dari Detikcom. Pencarian dimulai saat kekhawatiran istri korban muncul menjelang waktu istirahat siang.

"Sekira pukul 12.30 WIB, istri korban bertanya-tanya mengapa suaminya, yaitu korban, tidak kunjung pulang dari sawah sejak pagi hari. Kemudian istri korban meminta tolong kepada tetangganya untuk mencari korban di sawah," kata Ipda Arif Suryanto, Plt Kasi Humas Polres Grobogan.

Warga yang melakukan penyisiran kemudian menemukan korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa di area pinggir sawah. Tubuh korban ditemukan dalam posisi tertelungkup oleh salah satu saksi yang ikut membantu pencarian.

"Kemudian warga berbondong-bondong menuju ke sawah milik korban dan melakukan pencarian. Dalam pencarian tersebut, Saksi 1 berhasil menemukan korban sudah dalam keadaan tengkurap dengan posisi kepala menghadap ke utara dan tidak bergerak berada di pinggir sawah milik korban," ujar Arif.

Setelah penemuan tersebut, para warga segera melakukan upaya evakuasi secara mandiri sembari melaporkan kejadian kepada pihak kepolisian sektor setempat agar segera ditindaklanjuti secara hukum.

"Selanjutnya saksi 1 memanggil saksi 2 yang ikut melakukan pencarian terhadap korban, kemudian warga menggotong korban dan membawa korban pulang ke rumah korban. Pelapor yang mengetahui kejadian tersebut, kemudian melaporkan ke Polsek Ngaringan," terang Arif.

Kapolsek Ngaringan, Iptu Andre Fajar Irianto, mengonfirmasi bahwa hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) memperkuat dugaan penyebab kematian akibat sengatan listrik. Petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit alat pengubah daya merek Hanaya 1000 Watt, sebuah aki rakitan, serta bambu-bambu penyangga kawat listrik. Tim medis yang memeriksa jenazah memastikan tidak ada bekas kekerasan fisik pada tubuh korban.