Laporan sebut jumlah karya bacaan digital di China capai 70 juta judul

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Nanchang (ANTARA) - Jumlah karya bacaan digital di China telah menembus 70 juta judul per akhir 2025, naik lebih dari 11,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Demikian menurut laporan industri yang dirilis pada Senin (20/4).

Laju pertumbuhan tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, yang menunjukkan pasokan konten bacaan digital yang kuat dan berkelanjutan di China, papar Laporan Nasional 2025 China mengenai Bacaan Digital.

Disusun oleh Asosiasi Penerbitan Audio-Video dan Digital China (China Audio-video and Digital Publishing Association), laporan tersebut dirilis saat Konferensi Nasional tentang Membaca (National Conference on Reading) kelima yang diadakan di Nanchang, Provinsi Jiangxi, China timur.

Laporan tersebut didasarkan pada survei terhadap 167 perusahaan dan platform bacaan digital, penerbit tradisional, perusahaan internet, lembaga penelitian, dan operator telekomunikasi, serta lebih dari 30.000 pengguna bacaan digital di seluruh China.

Di antara karya-karya bacaan digital tersebut, sebanyak 949.200 judul telah mendunia, termasuk terjemahan sastra daring China dan karya asli dari luar negeri. Angka tersebut menandai kenaikan tahunan (year-on-year/yoy) lebih dari 17 persen, ungkap laporan tersebut.

Pada 2025, jumlah pengguna bacaan digital di China meningkat menjadi 689 juta, naik 2,95 persen dari tahun sebelumnya. Tingkat penetrasi bacaan digital di kalangan pengguna internet mencapai 61,24 persen, menurut laporan tersebut.

Pewarta: Xinhua
Editor: Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.