Lazio berhasil meraih kemenangan krusial 2-0 atas Napoli dalam laga lanjutan Serie A di Stadion Diego Armando Maradona pada Sabtu, 18 April 2026. Hasil ini secara virtual mengakhiri ambisi tim asuhan Antonio Conte dalam perburuan gelar juara liga musim ini.
Kekalahan di kandang sendiri tersebut membuat Napoli tertahan di peringkat kedua klasemen sementara. Jurnalis Sandro Sabatini memberikan kritik tajam terhadap performa Napoli yang dinilai tampil kurang meyakinkan meski bermain di hadapan pendukungnya sendiri.
Sabatini menyoroti bagaimana Napoli tidak hanya kalah secara skor, tetapi juga didominasi oleh permainan tim tamu. Ia berpendapat bahwa kekalahan ini memberikan citra buruk bagi klub yang sempat memimpin persaingan di papan atas.
Pelatih Napoli tetap mempertahankan prinsipnya mengenai target akhir musim. Meskipun hasil pertandingan mengecewakan, fokus utama tim tetap dialihkan pada pengamanan tiket kompetisi Eropa musim depan.
"il secondo è il primo dei perdenti e che 2°, 3° o 4° posto non fanno differenza perché quel che vale davvero è l’accesso in Champions League" kata Antonio Conte, Pelatih Napoli.
Pernyataan tersebut menunjukkan pergeseran prioritas klub dari pengejaran gelar juara menuju realitas klasemen. Conte menegaskan bahwa finis di posisi berapapun dalam empat besar memiliki nilai yang sama pentingnya untuk masa depan klub.
Komentator wasit Luca Marelli sebelumnya juga menyoroti insiden teknis terkait Stanislav Lobotka. Namun, sorotan utama tetap tertuju pada ketidakmampuan Napoli membalikkan keadaan setelah tertinggal dari Lazio.
"L'unico dubbio poteva essere sul colore del cartellino, ma nel momento in cui il pallone si trova nelle vicinanze dei due giocatori, il DOGSO è depenalizzato. Lobotka in questo caso ha tentato di gi..." ujar Luca Marelli, Komentatore Wasit Dazn.
Kekalahan ini memaksa Napoli untuk segera mengevaluasi strategi mereka di sisa kompetisi. Lazio kini semakin mengancam posisi papan atas dan memberikan tekanan tambahan bagi tim-tim di zona Liga Champions.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·