Bandung Barat (ANTARA) - Legenda Persib, Robby Darwis, mengingatkan Maung Bandung agar tidak lengah saat menghadapi Persijap Jepara pada laga pamungkas Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung.
“Borneo masih ada kesempatan tapi kecil, kesempatannya lebih besar Persib. Kalau di tandang kita kalah, berarti kan kita harus memenangkan pertandingan,” kata Robby di Bandung Barat, Kamis.
Robby meminta para pemain tidak menganggap enteng Persijap karena pada pertemuan pertama di Jepara, Persib kalah 1-2.
Persijap yang baru saja menahan imbang Borneo FC memiliki motivasi tinggi untuk kembali mengejutkan pada laga terakhir liga musim ini.
Persib hanya membutuhkan satu poin untuk memastikan gelar juara liga yang sekaligus mencetak sejarah sebagai tim pertama yang menjuarai liga utama tiga kali berturut-turut.
Persib memuncaki klasemen Super League dengan 78 poin atau dua poin di ataa Borneo yang menempati posisi kedua.
Baca juga: Wagub Jabar minta warga-bobotoh jaga kekondusivan seiring laga Persib
Legenda yang membawa Persib juara Liga Indonesia pada 1995 itu menilai peluang Persib meraih kemenangan cukup besar jika melihat performa tim sepanjang musim.
Ia mengagumi mentalitas para pemain yang beberapa kali bangkit setelah tertinggal lebih dulu.
"Persib sudah 99 persen juara, tinggal satu persen ini kita harus bisa manfaatkan. Saya optimistis Persib sudah mempersiapkan jauh-jauh hari, kita akan bisa memenangkan pertandingan ini,” kata dia.
Menurut dia, ketenangan tim pelatih di bawah arahan Bojan Hodak juga menjadi salah satu faktor penting yang membuat Persib konsisten di papan atas hingga pekan terakhir.
Jika minimal imbang saat menghadapi Persijap, Persib bakal dinobatkan sebagai juara liga di hadapan ribuan penduduknya yang diperkirakan memadati Gelora Bandung Lautan Api.
Baca juga: Julio Cesar minta Persib jaga fokus jelang hadapi Persijap
Pewarta: Ilham Nugraha
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
44 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·