Leo dan Daniel Amankan Tiket Final Thailand Open 2026

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Pasangan ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin berhasil melaju ke babak final Thailand Open 2026 setelah menumbangkan wakil China He Ji Ting dan Ren Xiang Yu pada Sabtu (15/5). Menurut laporan dari Detik Sport, kemenangan diraih lewat pertandingan dua gim langsung dengan skor 21-15 dan 21-18.

Keberhasilan ini menjadi pencapaian yang sangat berarti bagi pasangan tersebut karena menjadi podium pertama setelah sekian lama. Catatan rekor mencatat bahwa Leo dan Daniel terakhir kali mampu menembus babak final saat bertanding di turnamen Indonesia Masters 2024.

Apresiasi mendalam diberikan atas performa sang rekan yang langsung mampu tampil gemilang pasca pulih dari cedera panjang. Perjuangan keras di lapangan selama turnamen pertama ini membuahkan hasil yang memuaskan bagi tim ganda putra Indonesia.

"Saya pasti senang banget bisa mencapai final sama Daniel lagi. Apresiasi dan salut untuk dia yang bisa langsung ke final di turnamen pertama setelah absen satu tahun, itu bagus banget," kata Leo.

Pertandingan di fase semifinal diakui berjalan dengan ketat dan tidak mudah, terutama pada gim kedua. Momentum krusial terjadi saat lawan melancarkan serangan bertubi-tubi namun berhasil diantisipasi dengan baik oleh pertahanan lini depan.

"Tadi di poin 15-13 gim kedua, Daniel bisa menetralisir serangan mereka padahal kondisinya sudah terjatuh lalu bangun dan menyambar di depan net itu luar biasa," ujar Leo.

Kombinasi taktik yang solid antara area depan dan belakang lapangan menjadi kunci keberhasilan dalam mengamankan poin kritis. Kesiapan posisi di lini belakang terus dijaga guna mengantisipasi bola-bola cepat yang lolos dari jangkauan.

"Sementara saya tadi coba siap saja karena posisinya di belakang, kalau tiba-tiba lewat harus bisa cover." kata Leo.

Pada partai puncak nanti, Leo dan Daniel dijadwalkan akan menantang pasangan unggulan pertama asal India, Satwiksairaj Rankireddy dan Chirag Shetty. Wakil India tersebut melaju ke final setelah mengandaskan perlawanan sengit dari Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin melalui laga tiga gim.

Persiapan matang dan kewaspadaan tinggi kini menjadi fokus utama menjelang laga perebutan takhta juara. Kondisi teknis lapangan seperti arah mata angin dan karakteristik shuttlecock yang dinamis menuntut adaptasi cepat dari para pemain.

"Besok kami harus lebih waspada, dari segala sisinya. Serangan mereka harus diantisipasi dengan kondisi lapangan yang rasanya setiap hari berbeda dari arah anginnya, shuttlecock-nya jadi kami harus terus siap," kata Leo.