Léo Ortiz Waspadai Konsistensi Palmeiras Jelang Laga Flamengo Lawan Bahia

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Bek Flamengo Léo Ortiz menegaskan pentingnya meraih kemenangan saat menjamu Bahia di Stadion Maracanã pada Minggu, 19 April 2026, guna terus menempel posisi Palmeiras di puncak klasemen sementara Liga Brasil.

Flamengo saat ini berada di peringkat kedua dengan koleksi 20 poin dari 10 pertandingan, jumlah yang sama dengan capaian Bahia namun unggul dalam tabungan satu pertandingan lebih sedikit.

Léo Ortiz memberikan apresiasi terhadap performa stabil yang ditunjukkan Palmeiras dalam persaingan gelar juara musim ini. Menurut Ortiz kepada ESPN Brasil, tim asuhan Abel Ferreira tersebut sangat sulit untuk kehilangan poin dalam kompetisi nasional.

"Bahia é uma pedreira. Temos que fazer nossa parte em casa. O Palmeiras não perde muito ponto, precisamos nos manter na cola para brigar. Não dá para perder ponto bobo, depois fica difícil buscar" kata Léo Ortiz, pemain bernomor punggung 3 tersebut.

Ortiz juga menyoroti bahwa kekalahan di laga-laga krusial akan menyulitkan langkah Rubro-Negro dalam mengejar ketertinggalan di klasemen. Saat ini, Palmeiras memimpin dengan selisih enam poin dari Flamengo setelah mengumpulkan total 26 poin.

Meskipun Palmeiras dijadwalkan menghadapi Athletico-PR di Allianz Parque, posisi mereka di puncak klasemen dipastikan tetap aman pekan ini terlepas dari hasil pertandingan Flamengo. Pertemuan langsung antara Flamengo dan Palmeiras baru akan tersaji pada pekan ke-17 di Maracanã.

Kondisi tim Flamengo sendiri sedang dalam tren positif setelah meraih kemenangan 2-1 atas Fluminense. Tim asuhan Tite ini mencatatkan enam kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan dalam 10 laga pembuka mereka di kompetisi domestik.

Di sisi lain, Bahia datang dengan motivasi tinggi setelah menundukkan Mirassol 2-1 di laga tandang. Tim tamu diprediksi akan mengandalkan pemain seperti Éverton Ribeiro dan Jean Lucas untuk mengimbangi lini tengah Flamengo yang dipimpin oleh Lucas Paquetá.

Pertandingan ini juga diperkirakan berlangsung sengit di lini tengah, menempatkan Erick Pulgar sebagai pemain kunci dalam memutus serangan lawan. Duel intensitas tinggi ini berpotensi memicu banyak pelanggaran taktis di area pertahanan kedua tim.