Levante Tekuk Sevilla Melalui Dua Gol Iván Romero di Liga Spanyol

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Levante UD sukses memperkecil selisih poin di papan bawah klasemen setelah menundukkan Sevilla 2-0 dalam pertandingan pekan ke-33 La Liga di Stadion Ciutat de València pada Kamis, 23 April 2026 malam waktu setempat. Kemenangan krusial ini membuat skuad Los Granotas kini hanya berjarak satu angka dari zona aman degradasi.

Hasil tersebut memperpanjang catatan positif tim asuhan Luís Castro yang berhasil mengamankan 13 dari total 15 poin maksimal dalam lima laga terakhir. Pertandingan yang disaksikan oleh 20.210 penonton ini sempat diwarnai pembatalan penalti pada menit ke-3 setelah wasit Sánchez Martínez meninjau pelanggaran Nemanja Gudelj melalui VAR.

Iván Romero menjadi bintang kemenangan melalui gol pembuka pada menit ke-37 serta gol penutup yang memastikan raihan tiga poin. Pemain berusia 25 tahun tersebut memberikan apresiasi atas dukungan penggemar dan kerja keras seluruh rekan setimnya di lapangan.

"En nuestro estadio siempre es un plus. Nos dan mucho. He estado acertado en los goles, pero agradezco el trabajo de mis compañeros" ujar Iván Romero, pemain Levante UD.

Meskipun sempat mengalami gangguan fisik saat merayakan gol keduanya di masa tambahan waktu, Romero mengonfirmasi bahwa hal tersebut hanyalah kram biasa. Ia menegaskan fleksibilitasnya untuk bermain di posisi mana pun demi membantu tim mencapai target bertahan di kasta tertinggi.

"Me ha dado un calambre en el gol, pero ya está" jelas Iván Romero, pemain Levante UD.

Mantan pemain Sevilla ini mengaku sangat puas bisa memberikan kontribusi nyata melawan eks klubnya. Kini, fokus skuad langsung beralih ke persiapan laga selanjutnya untuk terus mengumpulkan poin demi menghindari ancaman turun kasta.

"Siempre intento dar lo máximo. Me da igual la posisi. Ojalá pueda meter más goles y sumar al equipo. Estoy contento de marcar y dar los tres puntos al equipo" kata Iván Romero, pemain Levante UD.

Romero juga mengingatkan agar seluruh pemain tidak cepat puas dan tetap waspada karena posisi tim di klasemen belum sepenuhnya aman. Pertandingan melawan Espanyol pada Senin mendatang menjadi target selanjutnya bagi kebangkitan Levante.

"Estamos más cerca, es la realidad. Tenemos otro partido importante el lunes. Toca recuperar y pensar en el Espanyol" tutup Iván Romero, pemain Levante UD.

Di sisi teknis, pelatih Luís Castro menekankan pentingnya kepercayaan diri tim yang kini mulai mendekati perolehan poin pesaingnya. Ia mencatat perubahan signifikan sejak pertemuan pertama melawan Sevilla hingga saat ini.

"El del Sevilla FC fue el primer partido que jugamos estando nosotros aquí. Estábamos a diez puntos de ellos y ahora te puedes quedar a un partido. Lebih dari sebelumnya kita harus percaya bahwa itu mungkin. Ini adalah tiga poin yang harus kita menangkan" ujar Luís Castro, Pelatih Levante.

Castro menganalisis bahwa lawan bermain dengan skema yang lebih vertikal dan minim risiko di bawah arahan strategi terbaru. Hal ini memaksa barisan pertahanan Levante untuk tampil ekstra disiplin sepanjang dua babak pertandingan.

"no tenemos tanta informasi como nos gustaría tener, pero, por lo poco que hemos visto, es un equipo que no toma muchos riesgos atrás. Juega un juego con menos riesgo y más verticalidad" kata Luís Castro, Pelatih Levante.

Melalui data yang dilansir dari Onda Cero, intensitas tinggi terjadi karena kedua tim sedang berjuang keras menjauh dari zona merah. Castro memberikan pujian kepada anak asuhnya yang mampu menunjukkan performa kolektif yang lebih unggul dibandingkan tim tamu.

"está muy concentrado en los objetivos, está peleando fuerte. Sabemos que va a ser un partido de mucha intensidad por parte de los dos equipos y vamos a intentar ser mejores que ellos" pungkas Luís Castro, Pelatih Levante.