Lima Figur Resmi Daftar Pilrek UPR, Tiga Nama Lagi Dijadwalkan Menyusul

Sedang Trending 52 menit yang lalu

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Menjelang satu hari sebelum masa pendaftaran ditutup, tercatat lima figur telah resmi menyerahkan dokumen untuk maju sebagai bakal calon Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) masa bakti 2026-2030.

Ketua Panitia Pemilihan Rektor (Pilrek) UPR, Joni Bungai menyebutkan masih ada tiga figur tambahan yang dijadwalkan mendaftar pada Selasa (26/5/2026), sehingga jumlah pendaftar berpotensi bertambah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Prokalteng.co, tiga figur yang akan mendaftar tersebut yakni Dr. Tari Budayanti Usop dari Fakultas Teknik, Dr. Jhon Retei Alfri Sandi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), serta Prof. Liswara Neneng dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).

Dari ketiga nama tersebut, dua figur telah memastikan diri akan menyerahkan berkas pendaftaran.

“Yang sudah konfirmasi ada dua orang yang mendaftar besok. Besok jam 9 dan jam 10 sudah terjadwal,” ujar Joni saat diwawancarai awak media di Ruang Pendaftaran Pilrek UPR, Gedung Rektorat.

Hingga Senin malam, panitia telah menerima lima dokumen pendaftaran dari para kandidat bakal calon rektor.

“Sudah lima orang yang mendaftar hari ini,” tambahnya.

Electronic money exchangers listing

Kelima figur yang telah dipastikan mendaftar yakni Dr. Dedy Tanggara dari Fakultas Teknik, Prof. Bhayu Rhama dari FISIP, Prof. Uras Tantulo dari Fakultas Pertanian, Dr. Thea Farina Embang dari Fakultas Hukum, serta Dr. Natalina Asi dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Joni menjelaskan, panitia tetap membuka dan menyiagakan loket pendaftaran hingga menjelang pergantian hari pada Selasa malam atau pukul 23.59 WIB sebagai batas akhir penerimaan berkas pencalonan.

“Besok kita standby dari pagi, siang hingga malam. Karena besok terakhir, kita tunggu sampai pukul 23.59 WIB. Kalau pakai jam kerja nanti protes mereka,” terangnya.

Ia menegaskan, tidak akan ada perpanjangan masa pendaftaran setelah tenggat waktu yang telah ditentukan berakhir. Menurutnya, perubahan jadwal hanya bisa dilakukan melalui rapat senat.

“Kalau sudah lewat waktu yang ditetapkan, tidak ada perpanjangan lagi. Kalau mengubah jadwal harus ada rapat senat,” pungkasnya.

Selain itu, Joni juga mengingatkan bahwa para pendaftar tidak diperbolehkan mengundurkan diri dari pencalonan karena sebelumnya telah menandatangani surat pernyataan kesediaan.

“Sudah ada surat pernyataan, tidak boleh mengundurkan diri. Jadi yang sudah daftar tidak bisa mundur,” tandasnya.

Setelah tahapan pendaftaran selesai, panitia akan melanjutkan proses seleksi administrasi melalui rapat senat untuk menetapkan nama-nama yang memenuhi syarat sebagai calon rektor.

“Yang mendaftar ini masih bakal calon rektor. Setelah selesai pendaftaran, ada rapat senat untuk penetapan siapa saja yang lolos secara berkas menjadi calon rektor,” tutupnya. (her)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Menjelang satu hari sebelum masa pendaftaran ditutup, tercatat lima figur telah resmi menyerahkan dokumen untuk maju sebagai bakal calon Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) masa bakti 2026-2030.

Ketua Panitia Pemilihan Rektor (Pilrek) UPR, Joni Bungai menyebutkan masih ada tiga figur tambahan yang dijadwalkan mendaftar pada Selasa (26/5/2026), sehingga jumlah pendaftar berpotensi bertambah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Prokalteng.co, tiga figur yang akan mendaftar tersebut yakni Dr. Tari Budayanti Usop dari Fakultas Teknik, Dr. Jhon Retei Alfri Sandi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), serta Prof. Liswara Neneng dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).

Electronic money exchangers listing

Dari ketiga nama tersebut, dua figur telah memastikan diri akan menyerahkan berkas pendaftaran.

“Yang sudah konfirmasi ada dua orang yang mendaftar besok. Besok jam 9 dan jam 10 sudah terjadwal,” ujar Joni saat diwawancarai awak media di Ruang Pendaftaran Pilrek UPR, Gedung Rektorat.

Hingga Senin malam, panitia telah menerima lima dokumen pendaftaran dari para kandidat bakal calon rektor.

“Sudah lima orang yang mendaftar hari ini,” tambahnya.

Kelima figur yang telah dipastikan mendaftar yakni Dr. Dedy Tanggara dari Fakultas Teknik, Prof. Bhayu Rhama dari FISIP, Prof. Uras Tantulo dari Fakultas Pertanian, Dr. Thea Farina Embang dari Fakultas Hukum, serta Dr. Natalina Asi dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Joni menjelaskan, panitia tetap membuka dan menyiagakan loket pendaftaran hingga menjelang pergantian hari pada Selasa malam atau pukul 23.59 WIB sebagai batas akhir penerimaan berkas pencalonan.

“Besok kita standby dari pagi, siang hingga malam. Karena besok terakhir, kita tunggu sampai pukul 23.59 WIB. Kalau pakai jam kerja nanti protes mereka,” terangnya.

Ia menegaskan, tidak akan ada perpanjangan masa pendaftaran setelah tenggat waktu yang telah ditentukan berakhir. Menurutnya, perubahan jadwal hanya bisa dilakukan melalui rapat senat.

“Kalau sudah lewat waktu yang ditetapkan, tidak ada perpanjangan lagi. Kalau mengubah jadwal harus ada rapat senat,” pungkasnya.

Selain itu, Joni juga mengingatkan bahwa para pendaftar tidak diperbolehkan mengundurkan diri dari pencalonan karena sebelumnya telah menandatangani surat pernyataan kesediaan.

“Sudah ada surat pernyataan, tidak boleh mengundurkan diri. Jadi yang sudah daftar tidak bisa mundur,” tandasnya.

Setelah tahapan pendaftaran selesai, panitia akan melanjutkan proses seleksi administrasi melalui rapat senat untuk menetapkan nama-nama yang memenuhi syarat sebagai calon rektor.

“Yang mendaftar ini masih bakal calon rektor. Setelah selesai pendaftaran, ada rapat senat untuk penetapan siapa saja yang lolos secara berkas menjadi calon rektor,” tutupnya. (her)