Lindungi generasi dengan imunisasi

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Setiap pekan terakhir di bulan April, kalender kesehatan global menandai satu agenda besar, yakni Pekan Imunisasi Dunia (PID).

Sejak diprakarsai oleh World Health Assembly (WHA) pada Mei 2012, momentum ini terus konsisten menyuarakan pesan bahwa imunisasi adalah cara paling efektif untuk mencegah penyakit menular.

PID menjadi lonceng pengingat yang strategis bahwa imunisasi, hingga saat ini, masih menjadi upaya preventif terbaik dan paling efisien dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Agenda besar ini, juga menjadi seruan penuh optimisme bagi seluruh lapisan masyarakat untuk terus bersinergi, memberikan perhatian dan kepedulian, untuk memastikan keberlanjutan manfaat kesehatan yang telah dirasakan oleh lintas generasi.

Urgensi ini didukung fakta sejarah. Studi yang dipimpin oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan bahwa upaya imunisasi secara global selama lima dekade terakhir telah menyelamatkan sekitar 154 juta jiwa, di mana 101 juta di antaranya adalah bayi.

Studi tersebut mempertegas bahwa di antara berbagai intervensi kesehatan, imunisasi memberikan kontribusi terbesar yang memastikan setiap anak dapat menjalani kehidupan yang sehat, hingga dewasa.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan dukungan berbagai pihak pada program imunisasi, maka pesan utama Pekan Imunisasi Dunia terus digaungkan. Karena tanpa kesadaran kolektif, ancaman penyakit berbahaya yang seharusnya terkendali dapat kembali muncul secara perlahan.

Pekan Imunisasi Dunia Tahun 2026 di tingkat global mengusung tema For Every Generations, Vaccine Works. Sementara Indonesia mengusung tema, "Lengkapi Imunisasi Sepanjang Usia".

Pesan tersebut dijabarkan melalui langkah praktis dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari pentingnya membekali diri dengan informasi yang tepat agar perlindungan anak tetap lengkap, hingga membangun tradisi untuk menjadikan setiap momen ulang tahun sebagai pengingat dalam memastikan status imunisasi.

Selain itu, masyarakat diajak untuk selalu disiplin melengkapi dosis, sesuai usia serta menjaga seluruh anggota keluarga melalui perlindungan sejak dini.

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.