Jadi intinya...
- Grup Martian rilis lagu "Amin" tentang friendzone, dikemas dengan musik upbeat.
- "Amin" unik karena lirik sendu tentang patah hati dibalut aransemen groovy.
- Chant "la la la la" dan judul "Amin" simbol penerimaan dan mendoakan kebahagiaan.
Liputan6.com, Jakarta - Grup musik city pop beranggotakan enam orang, Martian, merilis lagu baru berjudul “Amin” pada Jumat, 29 Mei 2026. Lirik lagu “Amin” mengisahkan cinta yang tak terbalas dan realita pahit terjebak zona pertemanan alias friendzone. Alih-alih menyajikannya sebagai balada muram, Martian mengemas antitesis lagu patah hati lewat identitas musik mereka yang groovy sekaligus upbeat. “Amin” dibangun melalui penceritaan visual yang kuat.
Dibuka dengan deskripsi mendetail tentang sosok yang selama ini dinanti sekaligus dicintai. Ia digambarkan anggun berbalut gaun hitam panjang, senyum kecil namun menawan, dan riasan natural. Deskripsi ini mengantar lalu mempertemukan pencinta musik dengan sang tokoh utama.
Di balik kekaguman itu, ada pil pahit yang mesti ditelan. Rasa cinta tidak akan pernah bisa melangkah lebih jauh karena posisinya sebatas teman, bukan pilihan. Yang terjadi kemudian, “Amin” menjelma rasa frustrasi yang repetitif.
“Tokoh utama diceritakan harus terus-menerus mendengar keluh kesah pujaan hati yang dilukai orang lain. Ada pertanyaan retoris tentang logika yang seolah tak bekerja saat jatuh cinta, sekaligus ironi tokoh utama hanya bisa memainkan peran sebagai pendengar yang baik,” kata vokalis Martian, Hafiz, kepada awak media di Jakarta, pekan ini. Lagu “Amin” terdengar unik dan menggelitik hati nurani. Pasalnya, secara musikalitas, Martian membenturkan lirik sendu dengan aransemen yang mengajak pendengar untuk berdansa santai.
Tentang La La La La
Klimaks emosi lagu ini hadir di bagian puncak sekaligus penutup lewat repetisi chant “la la la la” yang catchy. Pemilihan judul “Amin” juga menemukan makna terkuatnya di bagian ini.
Hafiz menjelaskan, repetisi “la la la la” yang terdengar santai mengikuti melodi bukan sekadar pelengkap lirik, melainkan simbol fase penerimaan tertinggi, yaitu berserah dan mendoakan.
Mengaminkan Kebahagiaan
“Kami ingin menyampaikan pesan bahwa merelakan seseorang tidak melulu harus diratapi,” Hafiz berbagi pendapat lalu menyinggung fase perayaan patah hati dengan berlapang dada.
“Terkadang, mengaminkan kebahagiaan orang yang kita cintai meski ia berlabuh pada orang lain, bisa dirayakan dengan lapang dada dan irama yang menyenangkan,” Hafiz mengakhiri.
Lirik Lagu “Amin”
Langkah santai
Terdengar dari kejauhan
Lama kutunggu kaupun datang
Dengan setelan gaun panjang, hitam, senyum kecil, make up yang natural
Diam diam, aku terbawa perasaan
Tak ada nyali mengungkapkan
Sebatas teman, bukan pilihan.
Bercerita
Tentang hatimu yang terluka
Seribu kali mendengarnya
Selalu itu, itu saja
Apa benar logikamu tak bekerja?
Tapi sayang oooooo, diriku ini hanya peran
Yang sebaik mungkin kumainkan
Sebatas teman bukan pilihan
La la la la
La la la la
Kuaminkan kau bersama dia
La la la la
La la la la
Kuaminkan kau selalu bahagia
La la la la
La la la la
Kuaminkan kau bersama dia
La la la la
La la la la
Kuaminkan kau selalu bahagia
Raffi Ahmad Diminta Bahlil Cari Pencipta Lagu MBG, Akan Ada Apresiasi dari Kakanda!
3 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·