PROKALTENG.CO-Piala Dunia FIFA 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko akan menghadirkan konsep pembukaan berbeda dari edisi sebelumnya.
Salah satu sorotan utama adalah penampilan Lisa BLACKPINK yang akan tampil di Stadion SoFi, California, menjelang laga pembuka Amerika Serikat melawan Paraguay.
Kehadirannya menjadi momentum penting bagi K-pop untuk semakin menancapkan pengaruhnya di panggung olahraga internasional.
Lisa BLACKPINK akan berbagi panggung dengan sejumlah musisi dunia, termasuk Katy Perry, Future, dan DJ Sanjoy.
Pertunjukan di Amerika Serikat dijadwalkan berdurasi sekitar 13 menit, menampilkan kolaborasi musik lintas genre yang diproyeksikan menjadi salah satu momen paling spektakuler dalam sejarah pembukaan Piala Dunia.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, menegaskan bahwa skala pembukaan kali ini akan jauh lebih besar dibanding edisi sebelumnya.
“Upacara pembukaan di Los Angeles merepresentasikan skala luar biasa dari seperti apa Piala Dunia 2026 nantinya,” ujarnya.

Konsep Multikultural
Selain di Amerika Serikat, pembukaan juga digelar di Kanada dan Meksiko dengan line-up berbeda.
Di Toronto, penampilan akan diisi oleh Michael Bublé, Alanis Morissette, dan Alessia Cara, sementara di Stadion Azteca, Meksiko, panggung akan dimeriahkan oleh Maná, Alejandro Fernández, Belinda, dan J Baldwin.
Konsep ini menunjukkan keberagaman budaya yang diusung FIFA untuk memperkuat citra Piala Dunia sebagai ajang global.
Kehadiran Lisa BLACKPINK di panggung Piala Dunia 2026 memiliki dampak besar. Selain memperkuat posisi K-pop di kancah internasional, penampilannya juga menjadi magnet bagi jutaan penggemar di seluruh dunia.
Kolaborasi ini menegaskan bahwa musik dan olahraga dapat bersatu dalam satu panggung untuk menciptakan pengalaman global yang tak terlupakan. (nur/jpg)
PROKALTENG.CO-Piala Dunia FIFA 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko akan menghadirkan konsep pembukaan berbeda dari edisi sebelumnya.
Salah satu sorotan utama adalah penampilan Lisa BLACKPINK yang akan tampil di Stadion SoFi, California, menjelang laga pembuka Amerika Serikat melawan Paraguay.
Kehadirannya menjadi momentum penting bagi K-pop untuk semakin menancapkan pengaruhnya di panggung olahraga internasional.

Lisa BLACKPINK akan berbagi panggung dengan sejumlah musisi dunia, termasuk Katy Perry, Future, dan DJ Sanjoy.
Pertunjukan di Amerika Serikat dijadwalkan berdurasi sekitar 13 menit, menampilkan kolaborasi musik lintas genre yang diproyeksikan menjadi salah satu momen paling spektakuler dalam sejarah pembukaan Piala Dunia.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, menegaskan bahwa skala pembukaan kali ini akan jauh lebih besar dibanding edisi sebelumnya.
“Upacara pembukaan di Los Angeles merepresentasikan skala luar biasa dari seperti apa Piala Dunia 2026 nantinya,” ujarnya.
Konsep Multikultural
Selain di Amerika Serikat, pembukaan juga digelar di Kanada dan Meksiko dengan line-up berbeda.
Di Toronto, penampilan akan diisi oleh Michael Bublé, Alanis Morissette, dan Alessia Cara, sementara di Stadion Azteca, Meksiko, panggung akan dimeriahkan oleh Maná, Alejandro Fernández, Belinda, dan J Baldwin.
Konsep ini menunjukkan keberagaman budaya yang diusung FIFA untuk memperkuat citra Piala Dunia sebagai ajang global.
Kehadiran Lisa BLACKPINK di panggung Piala Dunia 2026 memiliki dampak besar. Selain memperkuat posisi K-pop di kancah internasional, penampilannya juga menjadi magnet bagi jutaan penggemar di seluruh dunia.
Kolaborasi ini menegaskan bahwa musik dan olahraga dapat bersatu dalam satu panggung untuk menciptakan pengalaman global yang tak terlupakan. (nur/jpg)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·