Klub raksasa Liga Inggris, Liverpool, mendapatkan angin segar dalam perburuan penyerang baru setelah winger AC Milan, Rafael Leao, menyatakan keinginannya untuk hengkang pada bursa transfer musim panas ini.
Kabar mengenai situasi pemain internasional Portugal tersebut dikonfirmasi oleh pakar transfer sepak bola, Fabrizio Romano, pada Rabu, 10 Juni 2026. Langkah Leao ini menjadi peluang besar bagi manajer baru Liverpool, Andoni Iraola, yang sedang membangun ulang ketajaman lini serang timnya.
Pemain berusia 26 tahun tersebut tercatat telah berkontribusi dalam 145 gol dari 291 pertandingan bersama AC Milan sejak bergabung dari Lille pada 2019. Meski performanya menurun pada musim 2025-2026 dengan hanya membukukan 13 kontribusi gol, Leao tetap menjadi komoditas panas di pasar transfer.
Fabrizio Romano mengungkapkan bahwa Leao secara terbuka telah menunjukkan sikap untuk menyudahi masa baktinya di San Siro meskipun belum menjalin kesepakatan resmi dengan klub lain.
"One player you absolutely need to keep your eyes on is Rafael Leão. The Portuguese winger has essentially announced to the entire world that he wants out, viewing his cycle at AC Milan as completely over," tulis Fabrizio Romano.
Pihak terdekat Leao dilaporkan terkejut dengan keputusan mendadak sang pemain yang melakukan wawancara publik tanpa melalui agen atau penasihatnya.
"Those close to Rafa are stunned by the timing; he took it upon himself to give not one, but two public interviews to make his stance crystal clear, despite not having any imminent agreement or contract ready with another club," tulis Fabrizio Romano.
Romano menambahkan bahwa situasi ini cukup unik karena biasanya seorang pemain baru akan memutus hubungan dengan klub lamanya secara terbuka jika sudah mengunci kontrak dengan tim baru.
"In normal transfer dynamics, a player only burns bridges publicly like this if a deal with a new team is already locked in. Instead, Leão is going completely all-in on a personal choice, without any advisors pulling the strings behind his back," tulis Fabrizio Romano.
Menurut Romano, penyerang sayap tersebut merasa bahwa ruang untuk berkembang dan meraih kesuksesan bersama Rossoneri sudah tertutup.
"He simply believes that the conditions to succeed at Milan no longer exist. He wants out, period," tulis Fabrizio Romano.
Sejauh ini, ketertarikan resmi baru datang dari sejumlah klub Turki, namun Leao dikabarkan memprioritaskan kepindahan ke kompetisi yang lebih kompetitif.
"So far, the only concrete calls have come from Turkey: timid inquiries, though the financial figures mentioned are still substantial. However, Leão’s dream is the Premier League or La Liga," kata Fabrizio Romano.
Lini serang Liverpool sendiri sedang mengalami kesulitan sepanjang musim ini setelah ditinggal Anthony Gordon ke Barcelona. Kehadiran Leao yang fleksibel bermain sebagai winger kiri atau striker dinilai cocok dengan skema permainan dinamis yang diusung oleh Andoni Iraola.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·