Liverpool Kelola Perkembangan Rio Ngumoha Jelang Kepergian Mohamed Salah

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Manajemen Liverpool FC mendapatkan saran untuk mengelola perkembangan pemain muda Rio Ngumoha secara hati-hati di tengah spekulasi kelayakan internasionalnya bersama empat negara berbeda pada Minggu (3/5/2026). Penyerang sayap berusia 17 tahun tersebut diproyeksikan sebagai talenta masa depan untuk mengisi kekosongan lini serang setelah era Mohamed Salah.

Pemain yang direkrut dari akademi Chelsea pada 2024 ini telah mencatatkan 25 penampilan di berbagai kompetisi musim ini dan mencetak gol perdana di Liga Premier. Dilansir dari Goal, performa impresif tersebut memicu diskusi mengenai peran Ngumoha sebagai suksesor Salah yang akan berstatus bebas transfer pada akhir musim 2025-2026.

Mantan gelandang Liverpool, Joe Cole, menekankan pentingnya perlindungan terhadap mentalitas Ngumoha agar tidak terbebani ekspektasi besar di usia muda. Cole menilai struktur klub dan lingkungan keluarga menjadi faktor kunci dalam menjaga perkembangan sang pemain di Anfield.

"Saya pikir ini soal pengembangan. Ini tentang unit keluarga di sekitarnya, struktur yang dibangun klub untuknya. Tentang tidak terlalu mengeksposnya, tidak terlalu bergantung padanya. Saya pikir itulah tanggung jawabnya. Klub, keluarga, dan semua orang di sekitar pemain." kata Cole kepada GOAL.

Cole menambahkan bahwa saat ini pemahaman mengenai pengembangan pola pikir pemain muda sudah jauh lebih baik dibandingkan masa lalu. Ia meyakini Ngumoha memiliki atribut yang menarik untuk ditonton oleh para penggemar Merseyside.

"Ini memang sulit, tapi saya rasa kita jauh lebih siap untuk melakukannya saat ini. Kita sedikit lebih memahami tentang mengembangkan pola pikir dan mentalitas pemain, serta apa yang dibutuhkan pemain. Saya yakin Rio sudah memilikinya. Dia juga menarik untuk ditonton." ujar Cole.

Mengenai rencana transfer The Reds, Cole berpendapat bahwa klub mungkin akan merekrut pemain berpengalaman lain seperti Jarrod Bowen atau Anthony Gordon daripada langsung memaksakan Ngumoha menjadi starter musim depan. Menurutnya, pihak manajemen dan pelatih Arne Slot paling memahami kapan waktu yang tepat untuk memberi tekanan besar pada sang pemain.

"Saya pikir Liverpool, sekarang [Hugo] Ekitike absen dalam waktu lama, ada kekosongan di sana. Dia tidak akan menjadi starter di musim depan, saya yakin. Salah akan pergi, jadi mungkin akan menjadi beban besar baginya [Ngumoha] untuk langsung masuk. Saya yakin mereka akan merekrut pemain lain yang bisa memenuhi kriteria kedua tipe pemain tersebut." kata Cole.

Ia juga memuji rekam jejak Liverpool di bursa transfer selama 15 tahun terakhir yang dinilai sangat brilian dalam memilih pemain berkarakter kuat. Cole menganggap klub tidak perlu panik dalam mencari pengganti Salah.

"Jika Anda memiliki talenta seperti itu di klub Anda, tentu ada rencana untuknya. Mereka duduk bersama, mengamatinya setiap hari. Mereka tahu mentalitas pemuda itu. Mereka tahu apakah ingin memberinya tekanan sejak awal musim depan untuk menjadi pemain utama di Liverpool. Atau apakah mereka ingin menguranginya dan membiarkannya berkembang dengan baik? Hanya Arne Slot, timnya, dan pihak manajemen yang tahu hal itu." tutur Cole.

Terlepas dari karier klubnya, laporan Infonasional menyebutkan bahwa Ngumoha kini memiliki kelayakan untuk membela tim nasional Inggris, Prancis, Nigeria, dan Guadeloupe. Ayahnya berasal dari suku Igbo, Nigeria, sementara ibunya memiliki keturunan dari Guadeloupe.

"Mereka sangat brilian di bursa transfer selama 15 tahun terakhir, itu harus diakui." tegas Cole.

Meski telah mewakili Inggris di level U-15 hingga U-17, Ngumoha belum menentukan komitmennya untuk tim nasional senior. Cole memperkirakan para pemain muda berbakat lainnya seperti Florian Wirtz juga akan terus berkembang di musim mendatang.

"Apa pun yang mereka lakukan, saya pikir [Milos] Kerkez dan [Jeremie] Frimpong akan lebih baik musim depan. Saya pikir [Florian] Wirtz juga akan lebih baik musim depan. Saya rasa mereka tidak perlu panik." jelas Cole.

Saat ini, Liverpool berada di posisi empat besar klasemen Liga Premier dengan keunggulan delapan poin dari peringkat keenam. Skuad asuhan Arne Slot tersebut menyisakan empat pertandingan terakhir untuk memastikan tiket kualifikasi Liga Champions musim depan.

"Saya pikir mereka mungkin perlu, daripada pergi dan merekrut bintang besar serta menghabiskan £150 juta untuk seseorang, mungkin lebih baik merekrut seseorang yang Anda tahu memiliki karakter yang baik. Yang terpenting adalah Anda merekrut pemain yang mampu bermain untuk klub sekelas Liverpool. Ukuran klub dan ekspektasinya. Semua pemain di atas, mereka telah membuktikan diri. Masih banyak talenta di sana. Ada banyak talenta di luar sana." pungkas Cole.