Pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente resmi merilis daftar 26 pemain untuk putaran final Piala Dunia 2026 pada Senin (25/5/2026) dengan membawa delapan pilar Barcelona tanpa satu pun perwakilan dari Real Madrid.
Keputusan De la Fuente mencoret nama Dani Carvajal dan bek muda Dean Huijsen dari skuad La Furia Roja menjadi kejutan besar menjelang turnamen akbar yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mulai Juni mendatang.
Sebaliknya, Barcelona mendominasi komposisi tim dengan mengirimkan delapan pemain, disusul oleh Athletic Bilbao, Atletico Madrid, dan klub Liga Inggris Arsenal yang masing-masing menyumbangkan tiga nama ke dalam skuad Matador.
"Bagian tersulit dari pekerjaan ini adalah mencoret pemain yang sudah menjadi bagian dari grup ini atau yang sebenarnya layak masuk berdasarkan kualitas mereka. Kami harus terus bekerja dan saya yakin suatu hari nanti kami akan bertemu lagi," ujar Luis de la Fuente, Pelatih Timnas Spanyol dilansir dari laman resmi federasi.
De la Fuente juga menegaskan bahwa dirinya bersikap objektif dan tidak mempertimbangkan latar belakang klub asal dalam menentukan komposisi pemain pilihan untuk memperkuat tim nasional.
"Saya adalah pelatih tim nasional, dan saya tidak melihat dari mana para pemain berasal. Mereka adalah pemain timnas; saya tidak melihat klub mana pun," ucap Luis de la Fuente, Pelatih Timnas Spanyol seperti dilansir Football Espana.
Mengenai dominasi punggawa Blaugrana termasuk pemanggilan Gavi yang baru pulih dari cedera panjang, mantan pelatih timnas junior Spanyol tersebut mengaku tidak terlalu memikirkan kuantitas asal klub para pemainnya.
"Saya tidak tahu apakah ada delapan pemain- dan jika saya tahu, saya pun sudah lupa. Mereka hanyalah pemain timnas, tidak lebih," kata Luis de la Fuente, Pelatih Timnas Spanyol.
Ia pun memberikan pembelaan khusus terkait keputusan menyertakan Gavi ke dalam rombongan tim yang akan bertolak menuju Amerika Utara.
"Dan Gavi adalah pemain yang sangat dicintai dan sangat dihargai. Mengenai kemampuan sepak bolanya, saya hampir tidak perlu mengatakannya kepada siapa pun," tutur Luis de la Fuente, Pelatih Timnas Spanyol.
Selain masalah pemilihan klub, sektor penjaga gawang Spanyol turut menjadi sorotan karena dihuni oleh tiga kiper top, yakni Unai Simon, David Raya, dan Joan Garcia yang baru saja membawa Barcelona juara LaLiga serta meraih Zamora Trophy.
"Saya terkejut orang-orang cuma membicarakan Unai dan Joan. Ayo kita bahas David Raya dong. Saya sih tenang-tenang saja ya. Lihat tiga kiper yang kami miliki... mereka adalah yang terbaik di dunia. Tak peduli seperti apa perdebatannya nanti, kami yakin sudah membuat keputusan tepat, tenang saja," ujar Luis de la Fuente, Pelatih Timnas Spanyol seperti dikutip Marca.
De la Fuente menyatakan bahwa persaingan sehat di sektor penjaga gawang memberikan keuntungan bagi tim, dan seluruh kiper yang dipanggil memiliki peluang yang sama untuk tampil sejak menit pertama.
"Daftar pemain kami sudah dipertimbangkan dan dianalisa secara matang. Kami sudah memikirkannya selama berbulan-bulan. Kami punya tiga kiper terbaik dunia, dan siapapun yang dibawa berpotensi jadi starter. Kami punya tiga kiper berkualitas dan bisa diandalkan," kata Luis de la Fuente, Pelatih Timnas Spanyol.
Perhatian publik juga tertuju pada kondisi kebugaran bintang muda Lamine Yamal yang sempat mengalami masalah cedera otot paha belakang di akhir kompetisi domestik bersama Barcelona.
"Dia sangat bersemangat. Dia sangat antusias. Dia masih sangat muda tapi sangat matang. Dan dia tahu ini adalah saatnya. Dan dalam hidup, kamu harus memanfaatkan setiap kesempatan," kata Luis de la Fuente, Pelatih Timnas Spanyol dalam program 'Los Desayunos' yang disiarkan oleh RTVE dan EFE.
De la Fuente meyakini talenta berumur 18 tahun tersebut akan mendapatkan dukungan penuh dari rekan-rekan setimnya untuk mencapai performa puncak di Piala Dunia pertamanya.
"Kita tidak pernah tahu bagaimana keadaan kita di Piala Dunia berikutnya. Dan ini adalah momen Lamine Yamal. Dia sangat bagus, dan dia akan semakin baik seiring rekan-rekan setimnya membantunya tampil maksimal. Menurut saya, kami memiliki pemain-pemain terbaik di dunia di banyak posisi, dan itu akan membantunya tampil lebih baik lagi," tutur Luis de la Fuente, Pelatih Timnas Spanyol.
Pihak staf medis timnas terus memantau proses pemulihan fisik Yamal bersama pemain Arsenal Mikel Merino agar keduanya siap diturunkan sejak laga perdana fase grup.
"Kondisi para pemain yang cedera baik, mengingat tahap pemulihan masing-masing. Mereka semua, secara optimis, akan tersedia untuk pertandingan pertama. Kemudian, kami akan menilai apakah akan menguntungkan bagi mereka untuk bermain di pertandingan pertama. Namun, fokus kami tertuju pada sesuatu yang lebih dari sekadar pertandingan pertama," ujar Luis de la Fuente, Pelatih Timnas Spanyol.
Spanyol yang memegang status sebagai juara Euro 2024 datang ke turnamen ini dengan beban ekspektasi tinggi dari publik sepak bola dunia.
"Kami merasa mampu memenangkan Piala Dunia, tetapi itu tidak menjamin apa pun. Ada tim-tim lain dengan level yang sama yang juga merupakan kandidat kuat juara," ucap Luis de la Fuente, Pelatih Timnas Spanyol.
Menjelang bergulirnya kompetisi, pelatih berusia 64 tahun itu meminta anak asuhnya untuk memperlihatkan performa maksimal serta komitmen tinggi di setiap pertandingan yang dihadapi.
"Memainkan setiap pertandingan seolah itu adalah laga terakhir kami, menghormati lawan, dan siap bersaing untuk meraih pencapaian tertinggi. Satu-satunya hal yang kami minta adalah usaha, kerja keras, dan dedikasi. Hasil akan mengikuti dengan sendirinya," kata Luis de la Fuente, Pelatih Timnas Spanyol dikutip dari laman resmi FIFA pada Rabu (27/5/2026).
De la Fuente juga menyoroti proses adaptasi dan kombinasi antara elemen pemain muda berbakat dengan pilar senior di dalam skuad La Furia Roja saat ini.
"Masih ada banyak ruang untuk berkembang. Kami memiliki kelompok pemain yang sangat berbakat, tetapi banyak dari mereka masih sangat muda. Menggabungkan mereka dengan pemain-pemain yang lebih berpengalaman memberi kami stabilitas dan arah yang jelas," ucap Luis de la Fuente, Pelatih Timnas Spanyol.
Secara khusus, De la Fuente menekankan pentingnya pembentukan karakter bagi Lamine Yamal di luar aspek teknis lapangan hijau.
"Dia masih sangat muda. Dia debut bersama kami pada usia 16 tahun. Sekarang dia berusia 18 tahun dan kami menanamkan prinsip-prinsip dasar sepak bola kepadanya," ujar Luis de la Fuente, Pelatih Timnas Spanyol.
Edukasi moral menjadi fokus tim pelatih agar sang pemain dapat menjaga kariernya dalam jangka panjang.
"Ini tentang mengajarkan nilai-nilai yang harus dia miliki, baik dalam sepak bola maupun kehidupan. Keduanya harus berjalan beriringan," tutur Luis de la Fuente, Pelatih Timnas Spanyol.
Berdasarkan hasil undian, Spanyol menempati Grup H bersama Tanjung Verde, Arab Saudi, dan Uruguay dengan jadwal pertandingan pertama melawan Tanjung Verde pada Senin, 15 Juni 2026 pukul 23.00 WIB di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·