Madura United dan Persis Solo Berebut Poin Terakhir demi Bertahan di Liga 1

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Persaingan ketat di papan bawah kompetisi Liga 1 2025/2026 mencapai puncaknya saat Madura United dan Persis Solo berjuang menghindari degradasi pada pertandingan pamungkas yang digelar Sabtu (23/5/2026) sore WIB.

Kedua tim saat ini hanya terpaut satu angka di klasemen sementara, di mana Madura United menempati peringkat ke-15 dengan koleksi 32 poin, sedangkan Persis Solo menguntit di posisi ke-16 dengan raihan 31 poin.

Kemenangan menjadi harga mati bagi kedua kesebelasan untuk mengamankan posisi di kasta tertinggi sepak bola nasional, mengingat tipisnya selisih angka membuat risiko tergelincir ke zona merah sangat besar.

Madura United sedikit diuntungkan karena bakal bertindak sebagai tuan rumah saat menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Bangkalan, sementara Persis Solo harus melakoni laga tandang berat ke markas Persita Tangerang di Banten International Stadium.

Jika Laskar Sape Kerrab berhasil mengamankan tiga poin penuh atas PSM Makassar, maka hasil pertandingan di Banten akan menjadi sia-sia bagi Laskar Sambernyawa dalam misi mereka menyalip di tikungan terakhir.

Pelatih Madura United, Rakhmad Basuki, menyoroti pentingnya aspek psikologis, ketenangan, serta kekuatan mental anak asuhnya dalam menghadapi tekanan masif pada laga penentuan ini.

“Pilihan degradasi tidak ada di kamus kita. Kita akan tetap fight besok,” ujar Rakhmad Basuki.

Guna memastikan target tersebut tercapai, kesiapan motivasi dan konsentrasi para pemain di lapangan harus dijaga agar berada pada level tertinggi sepanjang jalannya pertandingan.

“Mudah-mudahan apa yang kami lakukan, fokus pemain juga, mentalitas pemain, dan motivasi pemain juga bisa kita bawa di pertandingan hingga bisa menghasilkan tiga poin,” kata Rakhmad Basuki.

Pihaknya menambahkan bahwa tidak ada persiapan taktis yang spesifik demi menghadapi laga penentu ini, melainkan penekanan pada aspek mental dan daya juang tim.

“Kami akan tetap bertarung untuk bisa mempertahankan tim ini tetap berada di Liga 1 (Super League). secara persiapan saya pikir tidak ada yang khusus, cuma pemain harus lebih fokus lagi, motivasinya juga harus lebih kuat lagi, keinginan untuk menangnya juga harus ditambah lagi,” kata Rakhmad Basuki.

Di kubu seberang, Persis Solo menghadapi tantangan yang tidak mudah karena harus bermain di hadapan pendukung lawan yang juga memiliki motivasi tinggi untuk menutup musim dengan kemenangan.

Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, menegaskan bahwa timnya tetap mengusung rasa bangga dan semangat pantang menyerah demi membawa pulang hasil maksimal dari kandang Persita.

“Ini pertandingan sangat penting, and kami akan terus maju untuk meraih hasil terbaik. Kami akan bermain dengan rasa bangga dan semangat untuk tidak pernah menyerah. Kami akan menampilkan semangat serta mempedulikan satu sama lain,” kata Milomir Seslija.

Juru taktik asal Bosnia tersebut juga menginstruksikan para pemainnya agar sepenuhnya fokus pada permainan sendiri tanpa perlu memikirkan hasil pertandingan yang berlangsung di Bangkalan.

“Kami ingin fokus ke pertandingan kami saja, kami tidak ingin terpengaruh dengan pertandingan lain dan kami harus menampilkan permainan terbaik. Persis akan terus berjuang untuk meraih tiga poin,” kata Milomir Seslija.