Madura United Wajib Menang Lawan PSM Makassar demi Lolos Degradasi

Sedang Trending 48 menit yang lalu

Madura United diwajibkan memetik kemenangan saat menjamu PSM Makassar pada laga pamungkas pekan ke-34 Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (23/5/2026) sore, demi memastikan diri lolos dari ancaman degradasi.

Klub berjuluk Laskar Sape Kerrab tersebut saat ini menduduki peringkat ke-15 klasemen sementara dengan raihan 32 poin, hanya terpaut satu angka dari Persis Solo di posisi ke-16 yang berada di zona merah.

Jika Madura United meraih hasil imbang atau kalah, posisi mereka rawan tergusur oleh Persis Solo yang pada waktu bersamaan melakoni laga tandang melawan Persita Tangerang di Banten International Stadium.

Bila Madura United kalah dan Persis Solo bermain imbang, Persis Solo yang akan selamat dari degradasi karena keunggulan rekor pertemuan (head to head) atas Madura United sepanjang musim ini.

Pengamat sepak bola nasional Erwin Fitriansyah menilai performa Madura United sedang berada dalam posisi yang sangat rawan menjelang laga penentu di kandang mereka sendiri.

“Bahaya ini bisa degradasi, secara tren meskipun laga sebelumnya PSM kalah lawan Persib tapi mainnya menurut saya mereka kecolongan di menit akhir," kata Erwin kepada Kompas.com.

Erwin menambahkan bahwa tim tamu menunjukkan grafik permainan yang lebih stabil pada fase akhir kompetisi dibandingkan dengan performa tuan rumah.

"PSM bermain bagus di akhir-akhir kompetisi ini. Beda dengan Madura United yang sebelumnya kalah 1-3 dari Bhayangkara FC dan PSIM 1-2,” imbuh Erwin.

Faktor di luar lapangan juga dinilai turut memengaruhi performa Madura United yang kurang konsisten sepanjang mengarungi kompetisi musim ini.

“Non teknisnya terlalu banyak, selain musim ini pergantian sejumlah pelatih, sebelum itu bos nya juga sempat tersandung kasus. Mungkin kekuatan finansialnya tidak seperti ketika masuk semifinal Championship lawan borneo beberapa musim lalu,” ujar Erwin menambahkan.

Penurunan kualitas materi pemain saat ini membuat penampilan tim asal Pulau Garam tersebut tidak seambisius periode sebelumnya.

“Itu masa-masa prime-nya Madura ya menurut saya. Banyak beli pemain bagus, sekarang kayanya tidak seperti itu lagi makanya penampilannya tidak terlalu bagus seperti dulu gitu,” sambung Erwin.

Di sisi lain, posisi Arema FC dan PSIM Yogyakarta yang bertanding di Stadion Kanjuruhan pada Jumat (22/5/2026) sore juga diprediksi menyajikan laga yang ketat.

“Arema FC lawan PSIM ini seru karena PSIM ini meskipun klub promosi seru juga menurut saya tidak gampang dikalahkan,” ujar jurnalis senior olahraga itu.

Sementara itu, PSM Makassar yang berada di peringkat ke-14 dengan 34 poin sudah dipastikan aman dari degradasi karena unggul head to head atas Persis Solo, sehingga skuad Juku Eja tampil tanpa beban dalam laga ini.

Pertandingan penentu antara Madura United melawan PSM Makassar dijadwalkan menyiarkan kick-off mulai pukul 16.00 WIB secara langsung melalui layanan live streaming di Vidio.