Mahasiswa Jakarta Demo Dukung Paus Leo XIV di Kedubes AS

Sedang Trending 1 jam yang lalu

ALIANSI Para Pemuda Tanpa Perang atau No War Youth Alliances berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta pada Kamis, 23 April 2026. Gabungan mahasiswa dari berbagai kampus Jakarta itu menyatakan dukungan kepada Paus Leo XIV yang berpolemik dengan Presiden AS Donald Trump soal perang melawan Iran.

Arief Dendy, salah seorang koordinator aksi, mengatakan para mahasiswa sepakat dengan sikap antiperang yang disampaikan Paus Leo. "Ini solidaritas kami dengan Paus Leo, karena memang apa yang diperjuangakan Paus Leo adalah perdamaian dan kemanusiaan," kata Dendy di lokasi aksi.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Dendy menyampaikan, unjuk rasa digelar di Kedubes AS sebagai bentuk protes terhadap Presiden Trump. Mereka menilai Trump sebagai biang kerok berbagai konflik di dunia. Dia menyebutkan perang AS-Israel melawan Iran hingga penculikan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, dari negaranya sebagai contoh.

Dendy pun mengkritik ucapan Trump yang mencaci Paus Leo XIV karena sikap antiperangnya. "Kami di sini tidak menyalahkan rakyat Amerika, kami tidak menyalahkan bangsa Amerika, kami melihat konflik terjadi karena Trump pribadi," ucap Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta ini.

Di samping itu, No War Youth Alliances mendesak pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk berani bersikap menentang perang AS-Israel melawan Iran. "Indonesia harus punya keberpihakan melawan kolonialisme dan imperialisme," tutur Dendy.

Dendy menyampaikan, meski aksi kali ini bersolidaritas kepada Paus Leo yang merupakan pemimipin Katolik, isu yang mereka angkat bersifat lintas agama. Dia berujar sikap antiperang adalah pendirian universal berdasarkan kemanusiaan, terlepas dari latar belakang agama.

Saat aksi dimulai pada siang hari, ada puluhan mahasiswa yang ikut berunjuk rasa di depan Kedubes AS. Dendy memperkirakan akan ada seratus orang yang bergabung dengan massa aksi hingga sore hari. Demonstrasi tersebut diikuti oleh GMNI Jakarta, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, hingga Himpunan Mahasiswa Islam Jakarta Pusat dan Jakarta Utara.

Ketegangan antara pemimpin Vatikan dan AS meningkat dalam beberapa pekan terakhir setelah gelombang serangan dari Trump yang ditujukan kepada Paus Leo XIV. Trump mengatakan ia tidak berpikir Paus kelahiran Chicago, Amerika Serikat itu "melakukan pekerjaan yang sangat baik", sambil juga menyarankan agar ia "berhenti menuruti kaum kiri radikal.” Cercaan ini dilontarkan Trump setelah Paus Leo XIV mengkritik perang AS-Israel di Iran.

Sita Planasari berkontribusi dalam penulisan artikel ini.