"MAJU:ON Final Demo Day" dorong startup muda RI menuju pasar global

Sedang Trending 56 menit yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Lembaga pendukung startup global, UD IMPACT menggelar "MAJU:ON The Final Demo Day" sebagai ajang pengembangan startup muda Indonesia di bidang lingkungan dan energi menuju pasar investasi global.

Kegiatan yang berlangsung di Jakarta, Minggu (24/5) itu merupakan lanjutan dari program "MAJU:ON Dialogue on Entrepreneurship, Powered by AI" yang sebelumnya digelar pada Februari 2026.

Executive Vice President sekaligus Head of LNG Business Division SK Innovation E&S, Jong Mun Lee dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin, mengatakan pihaknya terus mendukung pengembangan talenta muda Indonesia di sektor lingkungan dan energi.

"Selama ini kami terus menemukan dan mendukung talenta muda potensial di Indonesia secara konsisten, dan hari ini seluruh proses pembinaan tersebut terbukti menghasilkan pencapaian bisnis yang nyata melalui Final Demo Day ini," ujarnya.

Menurutnya, startup Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang di pasar internasional, terutama yang bergerak di sektor teknologi hijau dan keberlanjutan.

"Kami akan terus menjadi mitra global bagi startup muda Indonesia agar teknologi dan inovasi yang dikembangkan dapat memberikan kontribusi bagi ekosistem lingkungan dan energi di Tanah Air," kata Jong Mun Lee.

Sementara itu, CEO UD IMPACT Kim Jeong-heon menyatakan dukungan startup berbasis AI menjadi bagian penting dalam membantu peserta mengembangkan model bisnis yang lebih matang dan kompetitif.

Baca juga: Sinar Mas Land-UD IMPACT luncurkan AI entrepreneurship academy

"Ke depannya, kami akan terus memimpin perluasan ekosistem startup inovatif lintas negara melalui kombinasi solusi dukungan startup berbasis AI dan sistem pembinaan global yang semakin maju," kata Kim Jeong-heon.

Acara tersebut dihadiri lebih dari 200 peserta, termasuk Director of Digital Ecosystems Development Ministry of Communication and Digital Affairs Sonny Sudayarna, Chairman of Nexticorn Foundation Rudiantara, serta perwakilan Kedutaan Besar Korea Chung Hae Kwan.

Selain itu, kegiatan juga melibatkan perwakilan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), perusahaan modal ventura global, akademisi, serta pelaku industri.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 10 startup terpilih mempresentasikan model bisnis inovatif yang berfokus pada solusi energi terbarukan, pengelolaan limbah ramah lingkungan, dan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk sektor lingkungan.

Kesepuluh startup itu yakni Mecara Tech, Weara Tech, AIGRA, GISACT, Aruponic, Jelajah Rattan, Life Guards, Catalyssum, GoTani, dan Manacaina. Startup GISACT terpilih sebagai pemenang dalam MAJU:ON The Final Demo Day.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan sesi mock investment, pembentukan "MAJU:ON Fund", business matching, serta networking untuk membuka peluang kolaborasi dan investasi bagi startup peserta.

Program "MAJU:ON' turut memperkuat kolaborasi lintas sektor melalui kerja sama dengan Sinar Mas Land untuk pengembangan AI Entrepreneurship Academy di BSD, Garuda Spark Innovation Hub, Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia, Universitas Ciputra, serta Angin Dampak Jaya melalui inisiatif "MAJU:ON Fund".

Melalui program tersebut, UD IMPACT berharap dapat mendukung lahirnya lebih banyak startup yang tidak hanya layak secara komersial, tetapi juga berkontribusi terhadap keberlanjutan dan transformasi ekonomi Indonesia.

Baca juga: Talenta muda Asia Tenggara di bidang investasi berlaga di Startup Wars

Baca juga: Pemerintah terus upayakan startup lokal “go global”

Pewarta: Syaiful Hakim
Editor: Ade irma Junida
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.