Kuala Lumpur, pada Minggu (14/4/2026), Malaysia mengintensifkan upaya transisi energi sebagai respons terhadap krisis energi global dan tantangan pasokan. Pemerintah berfokus pada percepatan energi terbarukan, dengan mempertimbangkan kembali energi nuklir, serta menguji biodiesel berbasis kelapa sawit sebagai alternatif bahan bakar fosil.
Langkah ini diambil setelah pemerintah mengumumkan tindakan darurat akibat gangguan pasokan energi yang dipicu konflik Timur Tengah. Dilansir dari Reuters, pemerintah memperingatkan cadangan energi nasional hanya mencukupi hingga akhir Mei 2026 jika situasi tak membaik.
Sektor utilitas Malaysia saat ini mendapat perhatian positif dengan dorongan besar terhadap energi surya. Menurut laporan UOB Kay Hian, sektor ini dipertahankan dalam peringkat "overweight" seiring ekspansi kapasitas energi surya.
Pemerintah juga menyusun ulang bauran energi nasional dengan tujuan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan meningkatkan kapasitas energi rendah karbon. Energi surya menjadi tulang punggung transisi karena relatif cepat dikembangkan dan semakin kompetitif biaya.
Selain itu, energi nuklir mulai kembali dipertimbangkan dalam perencanaan jangka panjang. Pengembangan ini dipandang sebagai opsi strategis untuk menyediakan pasokan listrik yang stabil, terutama dengan peningkatan energi terbarukan. Pendekatan ini mencerminkan diversifikasi sumber energi untuk menjawab tantangan keandalan sistem kelistrikan.
Menghadapi periode krusial pasokan bahan bakar minyak, Menteri Ekonomi Malaysia, Akmal Nasrullah Mohd Nasir, mengatakan bulan Juni dan Juli 2026 akan menjadi fase paling menentukan bagi ketahanan energi.
"Bulan Juni dan Juli akan menjadi periode yang sangat penting dalam memastikan ketersediaan pasokan bahan bakar," ujar Akmal, dilansir dari The Straits Times.
Malaysia juga tengah mempercepat eksplorasi penggunaan biodiesel berbasis kelapa sawit sebagai solusi untuk menekan biaya energi dan mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar fosil. Pengujian biodiesel murni atau B100 menjadi salah satu langkah utama. Penggunaan kelapa sawit sejalan dengan upaya mengurangi impor energi dan meningkatkan nilai tambah sektor perkebunan.
4 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·