Malut United Tantang PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Malut United mengincar kemenangan ketiga secara beruntun dalam laga tandang melawan PSIM Yogyakarta pada pekan lanjutan BRI Super League 2025-2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu, 10 Mei 2026 pukul 19.00 WIB. Pertandingan ini mendapatkan pengamanan ketat dari ratusan personel kepolisian guna memastikan kelancaran duel dua tim papan tengah dan atas tersebut.

Kepolisian Resor Bantul mengerahkan kekuatan maksimal untuk menjaga kondusivitas selama jalannya pertandingan di stadion. Berdasarkan keterangan resmi dari laman jogja.polri.go.id, sebanyak 296 personel gabungan diterjunkan ke lokasi untuk mengawal jalannya laga antara Laskar Mataram melawan Laskar Kie Raha.

Dari sisi teknis, Malut United datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatatkan hasil impresif pada dua laga sebelumnya. Tim asuhan Hendri Susilo tersebut sukses menghancurkan PSBS Biak dengan skor telak 7-0 dan menumbangkan Persis Solo 5-2, yang sekaligus memutus tren negatif lima laga tanpa kemenangan sebelumnya.

"Saya dan rekan-rekan akan berjuang mengerahkan seluruh kemampuan pada pertandingan besok. Semoga kami bisa kembali meraih hasil terbaik," ujar Tri Setiawan, pemain Malut United sebagaimana dilansir dari RRI.

Pelatih kepala Malut United, Hendri Susilo, menilai rentetan kemenangan tersebut memberikan dampak psikologis yang signifikan bagi skuadnya. Saat ini Malut United menduduki peringkat ke-5 klasemen sementara dengan perolehan 52 poin, hanya berselisih satu angka dari Dewa United di posisi keempat.

"Hasil positif dari dua pertandingan terakhir sedikit banyak mengangkat mental dan kepercayaan diri pemain. Semoga kami bisa terus berada di jalur kemenangan hingga akhir musim," kata Hendri Susilo.

Meskipun sedang dalam performa menanjak, Hendri mengingatkan anak asuhnya untuk tidak lengah terhadap potensi kebangkitan tuan rumah. PSIM Yogyakarta saat ini tengah berjuang keluar dari tren buruk setelah hanya mencatatkan satu kemenangan dalam 14 pertandingan terakhir dan belum pernah menang dalam tujuh laga kandang terakhirnya.

"Kami tetap tidak boleh menganggap remeh PSIM. Saya tekankan kami akan tetap berjuang 100 persen dan fokus untuk mewaspadai kebangkitan lawan," kata Hendri Susilo menambahkan.

Di kubu lawan, pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, memilih untuk mengabaikan hasil pertemuan pertama kedua tim. Pada Agustus tahun lalu, Laskar Mataram sempat mencuri kemenangan 2-0 saat bertandang ke Ternate, namun Van Gastel menilai situasi saat ini sudah sangat berbeda bagi kedua kesebelasan.

"Saat kami bermain di Malut, saya pikir itu pada akhir Agustus. Jadi, itu hampir sembilan bulan yang lalu. Oleh karena itu, saya rasa kedua tim tidak banyak berubah," kata Van Gastel dikutip dari laman resmi PSIM.

PSIM Yogyakarta saat ini menempati peringkat ke-11 klasemen sementara dengan koleksi 39 poin. Berikut adalah rincian performa PSIM Yogyakarta hingga pekan ini:

Statistik Performa PSIM YogyakartaKeteranganJumlah
Menang9
Imbang12
Kalah10
Total Poin39

Laga ini menjadi sangat krusial bagi Malut United untuk terus menempel ketat papan atas, sementara bagi PSIM, kemenangan menjadi harga mati guna memperbaiki posisi di klasemen dan mengakhiri paceklik kemenangan di depan pendukung sendiri.