Manchester City berhasil merebut posisi puncak klasemen Liga Inggris setelah mengalahkan Burnley dengan skor 1-0 di Stadion Turf Moor pada Rabu, 22 April 2026. Kemenangan ini membuat tim asuhan Pep Guardiola mengoleksi 70 poin, menyamai perolehan angka Arsenal namun unggul dalam produktivitas gol.
Persaingan gelar juara kini semakin ketat karena kedua tim memiliki selisih gol yang identik. Manchester City tercatat telah mencetak 66 gol sepanjang musim ini, jumlah yang lebih banyak dibandingkan torehan 63 gol milik tim Meriam London.
Pengamat sepak bola Sky Sports, Paul Merson, memberikan analisis mendalam mengenai situasi perebutan gelar ini. Ia menilai kegagalan City untuk menang dengan skor besar memberikan harapan kembali bagi Arsenal.
"City won't score many past Everton" kata Paul Merson, Pengamat Sky Sports.
Merson berpendapat bahwa Arsenal masih memiliki kendali jika mampu memanfaatkan jadwal pertandingan mendatang. Arsenal dijadwalkan bertanding dua kali sebelum City merumput kembali, yang memungkinkan mereka unggul enam poin di klasemen.
"Martinelli has to be switched on for Man City winner" ujar Paul Merson, Pengamat Sky Sports.
Merson mengkritik Gabriel Martinelli yang dianggap gagal mengawal pergerakan Nico O'Reilly dalam proses gol kemenangan City. Menurutnya, kesalahan individual seperti itu tidak seharusnya terjadi di level klub sebesar Arsenal dalam fase krusial kompetisi.
| Sabtu, 25 April | Arsenal vs Newcastle | 17.30 |
| Sabtu, 2 Mei | Arsenal vs Fulham | 17.30 |
| Senin, 4 Mei | Everton vs Man City | 20.00 |
Kekalahan ini juga memastikan nasib buruk bagi Burnley yang dipastikan terdegradasi ke divisi Championship musim depan. Sementara itu, Manchester City menyisakan lima laga krusial menghadapi tim-tim seperti Everton, Brentford, Crystal Palace, Bournemouth, dan Aston Villa di akhir musim.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·