Nilai pasar penyerang Manchester United, Joshua Zirkzee, dilaporkan merosot tajam hingga menyentuh angka 20 sampai 25 juta euro menjelang bursa transfer musim panas 2026.
Penurunan harga ini terjadi setelah pemain asal Belanda tersebut kesulitan menembus skuat utama di bawah asuhan manajer Michael Carrick, dengan hanya mencatatkan 127 menit bermain dari sepuluh pertandingan.
Kondisi tersebut dimanfaatkan oleh AS Roma dan AC Milan yang kini tengah membidik sang penyerang untuk dibawa kembali ke kompetisi Serie A Italia.
Dilansir dari La Gazzetta dello Sport, pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, bahkan telah meminta pemilik klub, Ryan Friedkin, guna mengamankan tanda tangan mantan pemain Bologna itu.
Laporan Football Insider yang dikutip Media Kampung menambahkan bahwa manajemen Manchester United berencana menggunakan dana hasil penjualan Zirkzee untuk membiayai belanja pemain baru musim depan.
Di sisi lain, AC Milan juga sedang menyusun rencana untuk memasukkan nama Zirkzee ke dalam paket kesepakatan tukar tambah demi memuluskan transfer Rafael Leao.
Jurnalis Pete O’Rourke memberikan analisis mengenai masa depan penyerang berusia 24 tahun tersebut di Inggris.
"Zirkzee kemungkinan besar ingin mencari klub yang dapat memberinya kesempatan bermain reguler. Jika itu tidak dapat terpenuhi di Manchester United, maka kepindahan ke Italia adalah opsi yang paling realistis." ujar Pete O’Rourke, Jurnalis.
Peluang kepindahan ini dinilai jauh lebih terbuka dibandingkan pada Januari lalu, saat manajemen United sempat menahan sang pemain akibat krisis lini depan karena komitmen Piala Afrika.
Manajemen Manchester United kini dikabarkan bersiap untuk mendengarkan seluruh tawaran resmi yang masuk dari klub-klub peminat dalam beberapa pekan mendatang.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·