Mantan penjaga gawang Arsenal dan Liverpool, Alex Manninger, dilaporkan meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan mobil pada usia 48 tahun. Kabar duka tersebut dikonfirmasi oleh Asosiasi Sepak Bola Austria dan FC Red Bull Salzburg pada Kamis, 16 April 2026.
Pihak klub FC Red Bull Salzburg menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian mantan pemainnya tersebut. Manninger mengawali karier profesionalnya di klub asal Austria tersebut sebelum melanglang buana ke berbagai liga top Eropa.
"Kami berduka atas mantan kiper kami Alexander Manninger, yang secara tragis kehilangan nyawanya dalam sebuah kecelakaan lalu lintas," ungkap perwakilan Salzburg dalam keterangan resmi.
Pernyataan tersebut menegaskan rasa kehilangan yang dirasakan oleh pihak klub dan seluruh komunitas sepak bola Austria. Mereka juga menyampaikan rasa simpati kepada kerabat dekat almarhum atas insiden yang terjadi secara mendadak itu.
"Pikiran kami menyertai keluarga dan teman-temannya. Beristirahatlah dengan tenang, Alexander," lanjut Salzburg.
Manninger tercatat membela Arsenal sebanyak 64 kali sepanjang periode 1997 hingga 2002. Meski lebih sering menjadi pelapis bagi David Seaman, ia memegang peran krusial saat membawa The Gunners meraih gelar ganda Premier League dan Piala FA pada tahun 1998.
Salah satu momen paling ikonik dalam kariernya adalah saat ia menjaga gawang Arsenal dalam kemenangan penting melawan Manchester United di Old Trafford pada Maret 1998. Penampilannya kala itu sangat krusial karena Seaman tengah mengalami cedera.
Setelah melanglang buana ke berbagai klub Italia seperti Fiorentina, Siena, dan Juventus, Manninger bergabung dengan Liverpool di bawah asuhan Jurgen Klopp pada 2016. Selama satu tahun di Anfield, ia direkrut untuk memberikan pengalaman bagi skuad meskipun tidak mencatatkan penampilan kompetitif.
Di level internasional, Manninger merupakan penggawa tim nasional Austria dengan total 33 penampilan. Pengabdiannya di lapangan hijau menjadikan dirinya salah satu sosok kiper berpengalaman yang dihormati di kancah sepak bola Eropa hingga akhir hayatnya.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·