Seorang pria nekat melakukan penusukan terhadap suami dari mantan istrinya di sebuah rumah kontrakan kawasan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Aksi penganiayaan tersebut diduga dipicu oleh rasa cemburu pelaku terhadap korban yang telah menikahi mantan istrinya.
Aksi kriminal ini bermula ketika korban sedang beristirahat lalu mendengar suara ketukan pintu, dilansir dari Detikcom. Begitu korban membuka pintu rumahnya, pelaku langsung mendorong korban dan meminta sejumlah uang dengan dalih untuk biaya perjalanan pulang ke kampung halamannya.
"Setelah (pintu) dibuka pelaku pun langsung mendorong pelapor dan meminta uang sebesar Rp 400 ribu, dengan alasan untuk pulang kampung," kata Robby, Senin (18/5/2026).
Pihak kepolisian belum merinci ada tidaknya pertikaian atau adu mulut yang terjadi di antara kedua belah pihak sebelum penusukan. Kendati demikian, setelah uang diserahkan, pelaku dan korban berjalan keluar dari area kontrakan hingga akhirnya terjadi tindakan penusukan menggunakan senjata tajam.
"Lalu pelapor dan pelaku keluar kontrakan, akhirmya pelaku pun langsung menusuk pelapor di bagian dada sebelah kanan menggunakan senjata tajam sebanyak 1 kali," kata Robby.
Kepolisian menegaskan bahwa fokus pendalaman saat ini berada pada tindakan pemerasan uang yang mendahului penusukan. Korban diketahui langsung memberikan uang yang diminta sebelum pelaku melayangkan serangan dengan senjata tajam yang telah dipersiapkan.
"Belum ada keterangan soal itu (cekcok), yang jelas pelaku ini minta uang 400 ribu ngakunya buat ongkos pulang ke kampungnya, ke Subang. Belum ada keterangan lanjut apakah ada cekcok atau nggak, tetapi di situ posisinya uang sudah dikasih korban ke pelaku," imbuhnya.
Kasus penganiayaan berat ini telah mendapatkan penanganan langsung dari kepolisian setempat. Aparat bergerak cepat mengamankan pelaku di lokasi kejadian, sementara korban segera dilarikan menuju fasilitas kesehatan terdekat guna mendapatkan penanganan medis.
"Iya betul. Pelaku sudah diamankan. Korban sudah dibawa ke rumah sakit," kata Kapolsek Gunung Putri Kompol Aulia Robby Kartika Putri ketika dimintai konfirmasi, Senin (18/5).
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, aparat menduga motif utama dari serangan fisik ini berlatar belakang asmara terlarang atau kecemburuan masa lalu. Pelaku disinyalir sudah merencanakan aksi penyerangan ini dengan membawa senjata tajam sejak awal mendatangi kediaman korban.
"Jadi korban itu menikah sama perempuan, nah perempuan ini adalah mantan istri dari pelaku. Dugaan kita begitu (motif cemburu), tetapi belum tahu, kita masih dalami. Jadi pelaku memang sudah menyiapkan alat itu, sudah nyiapin bawa pisau," kata Robby.
Akibat serangan fisik yang mendadak tersebut, korban dilaporkan menderita beberapa luka robek di tubuhnya. Pihak kepolisian masih terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku guna mengungkap detail kronologi kejadian.
"Akibat kejadian tersebut pihak pelapor mengalami luka di bagian dada sebelah kanan dan jari tangan sebelah kiri pelapor," imbuhnya.
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·